KabarBaik.co, Blitar – Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar menggelar hearing bersama sejumlah pihak terkait polemik rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di kawasan SDN Tegalrejo, Kecamatan Selopuro, Jumat (8/5).
Hearing tersebut menghadirkan unsur komite sekolah, kepala desa, BPD, PGRI, Dewan Pendidikan, Dinas Pendidikan hingga pihak sekolah guna mencari solusi terbaik agar program pemerintah tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas pendidikan.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar Sugeng Suroso mengatakan, forum tersebut digelar sebagai bentuk upaya DPRD menjembatani seluruh pihak agar polemik tidak berkepanjangan.
“Kami ingin semua pihak duduk bersama mencari solusi terbaik. Prinsipnya program pemerintah harus berjalan, tetapi kegiatan belajar mengajar juga harus tetap terlindungi,” ujarnya.
Menurut Sugeng, pembangunan KDMP tetap harus memperhatikan regulasi dan kondisi sosial di lapangan. Karena itu, Komisi IV mendorong adanya penyesuaian serta komunikasi yang lebih matang sebelum penetapan lokasi pembangunan dilakukan.
Dalam hearing tersebut, DPRD juga menerima berbagai masukan terkait pentingnya keberadaan ruang terbuka dan sarana penunjang pendidikan bagi siswa.
Sugeng menegaskan, pihaknya berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara musyawarah sehingga program pembangunan desa maupun sektor pendidikan dapat berjalan beriringan.
“Harapannya dua-duanya bisa tetap berjalan dengan baik, baik pendidikan maupun program pembangunan desa,” pungkasnya.(*)







