DPRD Surabaya Matangkan Pembahasan Raperda Soal Pemajuan Kebudayaan dan Pembinaan Nilai Kepahlawanan

oleh -48 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 05 at 12.52.48 PM
Anggota Komisi D DPRD Surabaya William Wirakusuma (Sugiantoro)

KabarBaik.co, Surabaya – Komisi D DPRD Kota Surabaya kembali mematangkan pembahasan Raperda tentang Pemajuan Kebudayaan dan Pembinaan nilai-nilai Kepahlawanan. Langkah ini diambil untuk memastikan regulasi tersebut benar-benar komprehensif dalam memayungi kekayaan budaya di Kota Pahlawan.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya William Wirakusuma mengungkapkan bahwa saat ini Panitia Khusus (Pansus) tengah melakukan bedah pasal demi pasal secara mendalam. Mengingat masa pembahasan Raperda ini sudah cukup lama, ketelitian menjadi kunci utama.

“Kita lagi bahas pasal per pasal ya, jadi didetailkan karena Perda ini sudah cukup lama pembahasannya. Kami ingin pembahasannya lebih cermat agar sinkron dengan peraturan perundang-undangan di atasnya,” ujar William saat ditemui di sela forum pembahasan.

Legislator dari Fraksi PSI tersebut menegaskan selain sinkronisasi aturan, aspek kearifan lokal menjadi poin yang tidak boleh terabaikan. Menurutnya, setiap pasal harus mencerminkan identitas Surabaya tanpa menabrak koridor hukum yang lebih tinggi.

“Kita ingin membahas secara teliti pasal-pasal sesuai dengan peraturan perundangan di atasnya, juga disesuaikan dengan kearifan lokal kota Surabaya,” imbuhnya.

Dalam proses penggodokan ini, William memaparkan bahwa tidak ada satu pasal pun yang mendominasi pembahasan. Namun, Pansus memberikan perhatian serius pada pelestarian ekosistem budaya yang lebih luas, termasuk sektor kuliner.

Ia mencontohkan kekhawatiran masyarakat terhadap eksistensi kuliner khas seperti Semanggi yang mulai langka. Bagi Pansus, budaya bukan sekadar kesenian panggung, melainkan mencakup seluruh identitas warga.

“Budaya itu tidak cuma kesenian, tapi juga ada ekosistem lainnya kayak kuliner. Karena ada yang menyampaikan, makanan Semanggi sudah semakin hilang di Surabaya. Kuliner itu termasuk budaya juga, jadi kita ingin supaya itu tetap dilestarikan,” pungkas William. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.