Driver Ojol yang Ditemukan Terikat Penuh Luka di Sampang Akhirnya Meninggal Dunia

oleh -305 Dilihat
IMG 3242
Ilustrasi. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Nasib tragis menimpa seorang pria yang diduga sebagai driver ojek online (ojol) di Sampang. Korban yang ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di kawasan Danau Kangkong, Kecamatan Tambelangan, Sampang, pada Minggu (2/11), akhirnya meninggal dunia.

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Tembelang oleh warga setempat yang menemukan tubuhnya dalam kondisi mengenaskan. Namun, meski sempat mendapat perawatan medis, nyawa korban tidak dapat tertolong akibat luka parah yang dideritanya.

Sebelumnya, video yang memperlihatkan kondisi korban beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, korban tampak tergeletak dengan tubuh dipenuhi luka bacok dan bajunya berlumuran darah. Kejadian itu pun langsung menyita perhatian publik, khususnya di wilayah Madura dan Surabaya.

Saat ditemukan, korban tidak membawa identitas apa pun sehingga sempat membuat polisi kesulitan melakukan identifikasi. Namun, upaya aparat kepolisian akhirnya membuahkan hasil setelah dilakukan pemeriksaan sidik jari.

Driver Ojol Ditemukan Kondisi Terikat di Kawasan Danau Kangkong Sampang, Motor Raib

Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan bahwa identitas korban telah diketahui. “Alhamdulillah, untuk identitas korban sudah berhasil kita temukan melalui sidik jarinya yaitu RGP (Raffa Galang Prayoga), usia 19 tahun, warga Surabaya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (3/11).

Menurut Eko, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap motif di balik aksi keji tersebut. Dugaan sementara, korban merupakan korban penganiayaan berat yang dilakukan oleh pelaku yang masih buron.

“Untuk saat ini kami masih mendalami kasusnya dan mengumpulkan bukti serta keterangan saksi di lokasi kejadian,” tambah Eko.

Kasus ini mengingatkan publik pada insiden serupa yang terjadi beberapa waktu lalu, di mana seorang driver ojol asal Sidoarjo menjadi korban kekerasan saat menerima order offline. Peristiwa itu juga berujung tragis dengan pembakaran korban oleh pelaku.

Polisi mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat menerima orderan, terutama di lokasi terpencil atau jauh dari pemukiman warga. Selain itu, warga yang mengetahui informasi terkait kasus di Danau Kangkong diharapkan segera melapor ke pihak berwajib untuk membantu proses penyelidikan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.