Dua Pelajar SMK Jadi Korban Pengeroyokan dan Pembacokan di Pakisaji Kabupaten Malang

oleh -71 Dilihat
IMG 20260119 WA0019
Tempat kejadian perkara peristiwa pengeroyokan dan pembacokan di Pakisaji, Kabupaten Malang. (Foto: Istimewa)

KabarBaik.co – Dua pelajar SMK menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan dalam insiden kekerasan yang terjadi di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Minggu (18/1) siang kemarin. Peristiwa tersebut diduga melibatkan kelompok pelajar dari wilayah berbeda dan terjadi di dua lokasi terpisah.

Kedua korban masing-masing berinisial NAR (16), warga Kecamatan Kromengan, dan EDD (16), warga Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Akibat kejadian itu, keduanya mengalami luka berat dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Kapolsek Pakisaji AKP Indra Subekti mengatakan, peristiwa bermula usai pertandingan futsal yang digelar di Metro Sport Center, Kecamatan Kepanjen. Korban bersama enam rekannya yang merupakan supporter dari Kabupaten Malang berjalan ke arah utara. “Petugas menerima laporan pengeroyokan dan penganiayaan berat sekitar pukul 14.30 WIB,” kata AKP Indra Subekti, Senin (19/1).

Saat melintas di depan Pasar Pakisaji, rombongan korban berpapasan dengan kelompok lain berjumlah sekitar lima orang. Kedua kelompok sempat bertegur sapa. Namun, tiba-tiba korban NAR dipukul oleh dua orang yang mengaku berasal dari Kota Malang. “Korban dipukul menggunakan benda keras hingga hidungnya berdarah dan sempat diseret oleh pelaku,” ujar Indra.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung melerai. Para pelaku dan korban kemudian berhamburan melarikan diri. Korban EDD bersama seorang saksi berinisial MA berlari masuk ke gang untuk menyelamatkan diri.

Namun, lanjut Indra, tak lama kemudian korban EDD bertemu dengan kelompok lain berjumlah sekitar 20 orang yang diduga masih berusia pelajar SMP. Korban kemudian ditemukan warga tergeletak di depan SD Negeri 2 Kebonagung dengan luka bacok di bagian kepala dan tangan.

Polisi menduga aksi kekerasan tersebut terjadi di dua lokasi berbeda, yakni pengeroyokan di depan Pasar Pakisaji dan penganiayaan berat di depan SD Negeri 2 Kebonagung, Kecamatan Pakisaji. Hingga kini, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di dua lokasi dan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku, motif, serta kronologi lengkap kejadian. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.