KabarBaik.co – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pasuruan menindaklanjuti program nasional dalam meningkatkan swasembada pangan nasional. Caranya dengan memberikan listrik gratis kepada sembilan kelompok tani di Kabupaten Pasuruan, yang mulai diserahterimakan di lokasi masing-masing pada Rabu (5/3).
Salah satunya di kelompok tani Satak Makmur 2, yang berada di Desa Manarui, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Persawahan kelompok tani tersebut selama ini mengandalkan air hujan untuk mengairinya.
Manajer PLN UP3 Pasuruan Agus Susanto menyampaikan, program listrik gratis kepada kelompok tani merupakan program untuk meningkatkan swasembada pangan. Aliran listrik yang diberikan bisa membantu petani dalam mengairi sawahnya. “PLN menyediakan listrik gratis kepada petani agar bisa digunakan untuk energi mesin pompa untuk mendapatkan air dari sumur bor,” kata Agus.
Agus menginformasikan bawah tiap titik listrik gratis yang saat ini sudah dapat digunakan memiliki 5500 watt dan bisa digunakan untuk pompa dengan ukuran besar. “Tiap meteran ada 5500 watt yang bisa digunakan untuk pompa air besar, sehingga petani tidak perlu biaya lagi untuk beli solar,” ucapnya.
Kusnan, ketua kelompok tani Satak Makmur 2 mengucapkan terima kasih terhadap apa yang diberikan PLN. Menurutnya, aliran listrik ini bisa meningkatkan penghasilan petani yang selama ini hanya dua kali panen. “Kalau ada listrik pompa bisa berjalan untuk mengairi sawah yang ada di Dusun Satak, petani tidak lagi keluar biaya,” kata Kusnan.
Kusnan menyatakan, adanya aliran listrik untuk pompa akan bisa meningkatkan kesejahteraan petani. Hal tersebut dapat menambah hasil panen setiap tahunnya yang bisa bertabah minimal 3 kali panen. “Ada listrik petani bisa panen 3-4 kali dalam setahun. Biasanya hanya 2 kali mengandalkan air hujan,” ucapnya.
Dengan adanya stasiun listrik pengisian umum di area pertanian, menunjukkan bukti Pemerintah aktif dalam mendorong swasembada pangan nasional dengan biaya pertanian lebih murah. (*)






