Efek Jera, Belasan Anggota Gangster Dihukum Bersihkan Sampah Alun-alun Gresik

oleh -387 Dilihat
Para gangster yang diamankan Polsek Driyorejo Polres Gresik dihukum membersihkan sampah kawasan Alun-alun Gresik. (Andika)

KabarBaik.co – Belasan anggota gangster yang diamankan di Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik mendapat hukuman sosial membersihkan sampah di Alun-alun Gresik, Minggu sore (3/3/2024).

Punishment itu diberikan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik untuk memberikan efek jera. Ulah mereka membuat resah warga di kawasan Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo.

Betapa tidak, mereka hendak menggelar tawuran bersama kelompok lainnya di wilayah Gresik selatan. Bukan tangan kosong, remaja tanggung yang mayoritas berasal dari Kota Surabaya itu membekali diri dengan berbagai senjata tajam. Celurit hingga pisau besar.

Baca juga:  10 Hari Terakhir Ramadan, Satreskrim Polres Gresik Gelar Santunan Anak Yatim

Dari bendera geng yang ditemukan kepolisian, mereka mengatasnamakan kelompoknya dengan istilah Pasukan Seliwer Surabaya. “Mayoritas dari Surabaya. Hanya ada 3 orang yang berasal dari Gresik, tepatnya di wilayah Driyorejo,” ujar Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik Ipda Hepi Muslih Riza, Senin (4/3/2024).

Mirisnya, seluruh remaja yang diamankan rata-rata berusia di bawah umur. Mereka dibekuk saat hendak menggelar tawuran bersama kelompok gengster lainnya.

Baca juga:  Dipepet dan Dituduh Curi HP, Dua Pemuda Jatirembe Gresik Jadi Korban Curanmor

“Belum sampai tawuran, namun aktifitas mereka meresahkan warga setempat lantaran membawa senjata tajam berukuran besar,” bebernya.

Sehingga, warga melaporkan kepada petugas untuk segera diamankan. Untungnya, seluruh remaja tersebut masih mendapatkan sanksi sosial. Dengan hukuman wajib lapor dan membersihkan kawasan Alun-alun Gresik.

“Sebagai efek jera dan bentuk pembinaan. Kami juga telah mendata seluruh remaja tersebut agar tidak mengulangi kembali perbuatannya,” ujar Hepi.

Seperti diberitakan, penangkapan para remaja itu berawal dari aksi meresahkan di wilayah Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo. Mereka hendak melakukan tawuran dengan kelompok lainnya.

Baca juga:  Bawaslu Gresik Masifkan Pengawasan Siber Cegah Kampanye saat Masa Tenang Pemilu 2024

“Mereka terlebih dahulu pesta minuman keras. Lalu menyiapkan senjata tajam dan bersiap tawuran. Beruntung berhasil digagalkan oleh warga dan petugas,” ujar Kapolsek Driyorejo AKP Musihram.

Total ada 17 anggota gangster Pasukan Seliwer Surabaya yang diamankan pihak kepolisian. Umur mereka berkisar 15 sampai 20 tahun.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.