Emil Dardak Daftar Lagi Jadi Ketua Demokrat Jatim, Ingin Partai Makin Dekat dengan Rakyat

oleh -93 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 21 at 3.31.49 PM
Saat Emil Dardak melakukan pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Jatim (Ist)

KabarBaik.co, Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2026–2031.

Emil mendaftarkan diri ke kantor DPD Partai Demokrat Jatim bersama sejumlah Ketua DPC. Pendaftaran tersebut merupakan bagian dari tahapan Musyawarah Daerah (Musda) VII Demokrat Jatim yang dijadwalkan berlangsung pada 28–29 Agustus 2026.

Emil mengatakan keputusannya kembali maju sebagai calon ketua DPD tidak lepas dari komunikasi dengan para Ketua DPC dan senior Partai Demokrat. Dukungan dari jajaran pengurus daerah menjadi salah satu pertimbangan untuk melanjutkan kepemimpinannya di periode berikutnya.

“Saya pribadi dengan segala kerendahan hati merasa sangat terhormat dari komunikasi hati ke hati dengan segenap ketua DPC. Kami mengakui segala kekurangan dalam perjalanan memimpin Partai Demokrat,” kata Emil, Jumat (21/8).

Emil tidak merinci jumlah Ketua DPC yang telah menyatakan dukungan. Ia menegaskan proses pencalonannya berjalan dengan mengedepankan prinsip kolektif-kolegial di internal partai.

“Ya, wah itu seperti sudah bulat ya. Karena kita memang kolektif-kolegial. Kita semangat mengelola partai itu semua ketua DPC harus selalu rembuk,” ujarnya.

Jika kembali dipercaya memimpin Demokrat Jatim, Emil menyebut penguatan struktur organisasi hingga tingkat akar rumput menjadi salah satu prioritas. Menurut dia, karakter setiap daerah di Jawa Timur berbeda sehingga strategi partai tidak bisa diterapkan secara seragam.

“Kita ingin memperkuat struktur kita sampai ke akar rumput, dalam hal ini anak ranting. Setiap daerah punya kekhususannya masing-masing. Saya tidak bisa menyamakan Bojonegoro dengan Bondowoso,” jelasnya.

Karena itu, Emil menilai DPC harus memiliki peran utama dalam menggerakkan program partai di daerah. DPD, kata dia, perlu memberikan dukungan sekaligus ruang bagi DPC untuk menyesuaikan program dengan kebutuhan masyarakat setempat. “Program DPD pun DPC lead di depan,” tegas Emil.

Emil Ingin Demokrat Hadir Tak Hanya Saat Pemilu

Emil juga menekankan pentingnya kehadiran kader Demokrat di tengah masyarakat sepanjang waktu. Ia mengingatkan agar kader tidak hanya turun ketika momentum Pemilu semakin dekat.

Menurut Emil, partai harus hadir untuk membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan sehari-hari, termasuk ketika warga menghadapi kekeringan maupun kesulitan mengakses program pemerintah.

“Jangan pas lagi nyari suara saja. Justru hari inilah kita ini harus betul-betul hadir di tengah masyarakat,” katanya.

Emil mengatakan kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kekuatan partai. Menurut dia, kerja politik tidak semata-mata dilakukan saat kontestasi elektoral berlangsung, tetapi juga melalui kerja-kerja sosial yang dirasakan langsung masyarakat.

Di tingkat pusat, Emil menegaskan dirinya tetap mendukung kepemimpinan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ia berharap Demokrat Jatim tetap berada dalam satu garis perjuangan dengan kepemimpinan DPP.

“Kami tentunya ingin untuk mendukung kepemimpinan beliau. Bersama-sama kita sebagai satu bahtera kapal Partai Demokrat di bawah nakhoda Bapak Agus Harimurti Yudhoyono, kita akan berjuang untuk mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya.

Soal Calon Tunggal, Emil Tunggu Mekanisme Musda

Mengenai peluang dirinya menjadi calon tunggal Ketua DPD Demokrat Jatim, Emil memilih tidak berspekulasi. Ia menyerahkan seluruh proses tersebut kepada mekanisme Musda.

“Musda ini artinya kami ikuti dulu, nggak boleh ndisi’i (mendahului),” kata Emil.

Ia juga menyerahkan persoalan komposisi Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) DPD Demokrat Jatim periode 2026–2031 kepada mekanisme organisasi. Menurut dia, pembentukan kepengurusan harus mengikuti aturan partai serta melibatkan DPP Partai Demokrat.

Sebelumnya, Panitia Musda VII Demokrat Jatim membuka pendaftaran bakal calon Ketua DPD periode 2026–2031 pada 14–20 Agustus 2026. Setiap bakal calon diwajibkan memenuhi persyaratan administrasi dan memperoleh dukungan minimal 20 persen dari pemilik hak suara yang telah diverifikasi.

Nama-nama yang memenuhi persyaratan selanjutnya akan diusulkan kepada DPP Partai Demokrat untuk mengikuti tahapan fit and proper test serta menyampaikan visi dan misi.

Musda VII Demokrat Jatim nantinya menjadi forum untuk menentukan kepemimpinan DPD Partai Demokrat Jawa Timur untuk periode lima tahun ke depan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Irma Hari Trisiawardani
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.