KabarBaik.co, Jember — Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menarik pinjaman dana daerah sebesar Rp 786,5 miliar mendapat lampu hijau dari Fraksi Golkar DPRD Jember. Anggaran raksasa yang diusulkan dalam rancangan KUA PPAS 2027 tersebut dinilai menjadi solusi konkret percepatan pembangunan infrastruktur prioritas.
Anggota Fraksi Golkar DPRD Jember Agung Budiman, menilai perbaikan infrastruktur di Jember sudah tergolong mendesak. Menurutnya, mengandalkan APBD murni tidak akan cukup untuk menuntaskan ratusan kilometer jalan yang rusak, penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU), hingga pembenahan fasilitas rumah sakit dan irigasi.
“Jika menunggu anggaran murni, pembangunan tidak akan tercakup semua. Pinjaman ini meloloskan percepatan sejak awal 2027. Dampak lanjutannya, biaya material bisa ditekan sebelum naik di tahun-tahun berikutnya, dan tahun setelahnya Pemkab tinggal fokus perawatan,” ujar Agung, Senin (3/8).
Selain efisiensi biaya, perbaikan infrastruktur yang cepat diyakini bakal langsung mendongkrak mobilitas serta perekonomian warga.
Sebagai imbangannya, DPRD mendorong TAPD untuk menyisir kembali RAPBD 2027.
“Program kerja yang dinilai kurang berdampak langsung pada publik disarankan untuk dipangkas dan dialihkan demi mendukung percepatan pembangunan tersebut,” pungkasnya.(*)







