KabarBaik.co, Jember — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember resmi menggandeng Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair) Cabang Jember dalam upaya mempercepat penanganan masalah sosial dan ekonomi.
Sinergi ini dikukuhkan melalui penandatanganan nota kesepahaman yang bertepatan dengan pelantikan pengurus IKA Unair Jember di Pendopo
Wahyawibawagraha, Senin (27/7) malam.
Bupati Jember Muhammad Fawait, menyoroti persoalan kemiskinan sebagai tantangan utama yang harus dituntaskan secara bergotong royong. Saat ini, Jember mencatatkan jumlah warga miskin secara absolut tertinggi kedua di Jawa Timur di bawah Kabupaten Malang.
“Akar dari berbagai persoalan daerah selama sepuluh tahun terakhir seperti tingginya stunting, Angka Kematian Ibu (AKI), hingga Angka Kematian Bayi (AKB) adalah kemiskinan. Jika masalah dasarnya terurai, persoalan turunan lainnya otomatis bisa kita selesaikan,” ujar Gus Fawait.
Sebagai alumni Doktor Ilmu Ekonomi Unair, Gus Fawait menegaskan bahwa dirinya menerapkan tata kelola birokrasi berbasis data dan meritokrasi.
Ia mencontohkan pembenahan di RSD dr. Soebandi yang berhasil memulihkan kondisi finansial hingga hampir 100 persen tanpa adanya perombakan jabatan akibat politik praktis.
Melalui kemitraan ini, Pemkab Jember mengajak seluruh jejaring alumni Unair dari pelbagai profesi seperti tenaga medis, ekonom, akademisi, hingga pengusaha untuk menghadirkan solusi konkret dan program aksi nyata bagi kemajuan daerah.(*)






