KabarBaik.co, Jember – Safari Ramadan bukan sekadar seremoni bagi Bupati Jember, Gus Fawait. Bupati menggebrak dengan aksi nyata yang langsung menyentuh akar rumput. Bukan cuma silaturahmi, Gus Fawait turun gunung untuk memastikan tidak ada satu pun warga Jember yang buta akan hak-hak mereka.
Gus Fawait tampak geram mendapati fakta bahwa masih banyak warga yang belum mengetahui kemudahan akses layanan dasar. Lewat momentum suci ini, ia menegaskan kembali kekuatan Universal Health Coverage (UHC).
“Kabupaten Jember ini raksasa, penduduk kita besar! Tapi fakta di lapangan menyakitkan; masih banyak warga yang tidak tahu kalau berobat itu gratis, cukup bawa KTP saja! Urus Adminduk pun sekarang sudah jauh lebih mudah,” tegas Gus Fawait.
Agenda di Ledokombo menjadi panggung pembuktian kepedulian Pemkab Jember. Selain membagikan santunan bagi anak yatim yang mengharukan, Bupati juga meresmikan Instalasi Listrik Gratis. Sebuah langkah konkret untuk menerangi kegelapan di rumah-rumah warga kurang mampu.
Tak berhenti di situ, Gus Fawait memasang badan dalam isu-isu krusial yang mengancam masa depan Jember
Menekan angka Stunting, stop pernikahan dini dan memastika pembangunan tidak hanya numpang lewat, tapi dirasakan hingga pelosok.
Terakhir, Gus Fawait meluncurkan kanal pengaduan revolusioner bernama “Wadul Gus’e”. Ini adalah perintah langsung bagi warga agar bisa menyampaikan keluhan.
“Contoh jik ada KTP yang tak kunjung cetak, atau ada tetangga miskin yang terlupakan oleh bantuan pemerintah, masyarajat kini punya akses langsung untuk mengadu,” tegasnya.
Gus Fawait berkomitmen menjatuhkan sekat birokrasi demi pelayanan yang transparan dan tepat sasaran. (*)






