Gelombang Protes di 150 Kota Spanyol: Serukan Hentikan Konflik Timur Tengah

oleh -133 Dilihat
SPANYOL
Arsip foto - Sejumlah warga kota membentangkan poster saat aksi unjuk rasa menentang serangan AS-Israel terhadap Iran. ANTARA/Xinhua/Zhang Fengguo.

KabarBaik,co, Jakarta- Protes menentang konflik di Timur Tengah berlangsung di lebih dari 150 kota di Spanyol, di mana ribuan warga turun ke jalan untuk menuntut agar permusuhan diakhiri dan hukum internasional dipatuhi, lapor koresponden RIA Novosti pada Sabtu (14/3).

Di Madrid, sekitar 5.000 warga berkumpul di dekat stasiun Atocha, menurut sumber penegak hukum. Aksi itu kemudian berlanjut di dekat Pusat Seni Museum Nasional Ratu Sofia yang menyimpan lukisan Guernica karya Pablo Picasso, yang merupakan salah satu simbol seni anti-perang paling terkenal.

Para pengunjuk rasa meneriakkan “Tidak untuk perang,” “Tidak untuk NATO,” dan “Siapa yang memutuskan di sini? Rakyat Iran.”

Aksi protes nasional itu juga meneriakkan slogan “Setop Perang Timur Tengah. Jangan Lupakan Gaza”. Lebih dari 100 kelompok sipil dan partai politik mendukung aksi tersebut.

“Tidak ada yang membenarkan pemboman brutal AS dan Israel yang menimbulkan ancaman serius bagi perdamaian kawasan dan keamanan global … Kami mendesak semua demokrat untuk mengutuk agresi ini, menjunjung tinggi hukum internasional, dan mengupayakan perdamaian yang adil dan langgeng di Kawasan Timur Tengah termasuk mengakhiri genosida di Gaza,” demikian bunyi deklarasi tertulis para demonstran.

Protes serupa juga terjadi di kota-kota besar seperti Barcelona, Seville, Zaragoza, Santander, dan Cordoba.

Pada Jumat (13/3), Kedutaan Besar AS di Spanyol mengimbau warganegaranya untuk menghindari acara massal karena kemungkinan adanya protes, memperingatkan bahwa eskalasi konflik dapat “meningkat dengan cepat”.

Iran menyerang wilayah Israel dan target militer AS di seluruh Timur Tengah untuk membalas operasi militer gabungan yang diluncurkan AS-Israel pada 28 Februari.

Hari pertama aksi militer tersebut Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur dan sekolah perempuan di Iran selatan dibom. Iran memperkirakan jumlah korban tewas mencapai lebih dari 1.300 jiwa. (*/Antara)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.