Gerhana Matahari Total 8 April Apakah Indonesia Termasuk?

Reporter: Andika Putra
Editor: Lilis Dewi
oleh -68 Dilihat
Foto Pinterest

KabarBaik.co- Fenomena astronomi gerhana matahari total (GMT) akan terjadi pada 8 April 2024. Dikutip dari laman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gerhana matahari total adalah fenomena ketika Bulan melintas di antara Matahari dan Bumi.

Bayangan Bulan kemudian menutupi seluruh permukaan Matahari, yang seharusnya terlihat dari Bumi.

Saat gerhana matahari total terjadi 8 April 2024, langit di sebagian wilayah Bumi akan gelap seperti saat fajar atau senja.

Lokasi Gerhana Matahari Total Gerhana matahari total 8 April 2024 hanya bisa disaksikan di Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.

BMKG mengatakan masyarakat Indonesia tidak bisa melihat gerhana matahari total pada 8 April 2024, karena pada saat fenomena itu terjadi, wilayah tanah air sedang malam hari.

“Sayangnya, di Indonesia tidak dapat menyaksikannya, karena pada saat GMT tersebut berlangsung, wilayah Indonesia akan berada pada sisi gelap bumi (waktu malam hari),” tulis BMKG di laman bmkg.go.id, Senin (1/4).  Gerhana matahari total akan terjadi lagi pada 23 Agustus 2044 dikutip dari Kompas.

BMKG juga mengatakan akan ada fenomena langka yang bisa disaksikan saat gerhana matahari 8 April 2024 yaitu solar flare (ledakan suar matahari).

“Menurut National Center for Atmospheric Research (NCAR), akan terlihat ledakan-ledakan di Matahari, di mana saat totalitas gerhana Matahari, pandangan Matahari dari Bumi terhalang oleh Bulan dan menyisakan sisi tepi. Pada sisi tepi inilah di Bumi bisa menyaksikan tepian plasma Matahari tampak meledak-ledak,” tulis BMKG.

Saat gerhana matahari total berada di puncaknya, ledakan-ledakan di matahari tersebut akan lebih jelas terlihat.

Fenomena ledakan besar matahari sayangnya hanya dapat diamati pada beberapa titik di Bumi, tidak termasuk Indonesia.

Gerhana Matahari Total akhir Ramadan 1445 H terjadi di Benua Amerika pada siang hari 8 April 2024 waktu Amerika. Di Indonesia, saat itu (sedang) malam hari. Puncak gerhana bersesuaian dengan bulan baru penanda awal Syawal 1445 H, dini hari 9 April 2024,

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.