KabarBaik.co – Calon Bupati (Cabup) Mojokerto nomor urut 2 Muhamad Albarraa blusukan ke pasar-pasar. Kesempatan kali ini mengunjungi pasar Pacet dan Pandanarum dengan tujuan menyerap aspirasi pedagang dan pembeli di pasar.
Dalam kegiatan blusukan di pasar-pasar ini, Gus Barra mengakomodir masukan aspirasi dalam pembenahan sistem dan infrastruktur pasar tradisional. Apabila dirinya diamanahi masyarakat terpilih menjadi bupati Mojokerto, dalam pertimbangan dalam pengambilan kebijakan agar benar-benar tepat sasaran.
Gus Barra tampil sederhana dengan kemeja putih dan menyapa para pedagang di lapak mereka satu per satu. Ia menyalami para pedagang yang berjualan di lapak-lapak, mendengarkan keluhan mereka, dan menerima doa-doa yang mengalir dari para pedagang untuk kemenangannya dalam Pilkada Kabupaten Mojokerto 2024.
Banyak pedagang yang berucap dengan spontan mendoakan Gus Barra agar terpilih sebagai bupati. Mereka menitipkan harapan besar agar Gus barra bisa mengemban amanah masyarakat dengan jujur dan adil, serta memberikan dampak kemajuan bagi kehidupan masyarakat.
“Insya Allah jadi bupati Gus, amanah Gus, perjuangkan kesejahteraan kami,” celetuk doa harapan dari seorang pedagang jajanan di Pasar Pacet sambil bersalaman dengan Gus Barra, Jumat (4/10).
Sosok cabup nomor urut 2 yang merupakan cucu pendiri NU ini menyoroti keluhan para pedagang mengenai menurunnya jumlah pengunjung pasar. Gus Barra juga menyoroti persoalan sampah di pasar yang membuat kurang nyaman bagi para pedagang dan pengunjung.
“Insya Allah saat Mubarok memimpin nanti pasar-pasar tradisional akan diberikan fasilitas modern dengan tujuan agar masyarakat nyaman, ramai belanja di pasar lagi,” ungkap Gus Barra.
Ia berharap jika menjabat sebagai Bupati Mojokerto nanti dapat memperluas jangkauan program untuk membantu UMKM dalam hal ini pedagang pasar. Salah satunya yakni program Pinjaman Dana Tanpa Bunga.
Sehingga pelaku UMKM yang sedang kesulitan modal masih bisa bertahan sembari Pemerintahannya nanti mengupayakan menaikkan pendapatan masyarakat dengan program-program strategis yang dibawa Mubarok.
Setelah puas berkeliling, Gus Barra yang saat itu juga ditemani ayahandanya KH. Asep Saifuddin Chalim memutuskan singgah di sebuah warung nasi yang terletak tak jauh dari area pasar. Bukannya makan sendiri, ia justru mengajak warga sekitar untuk makan bersama-sama.
“Monggo masuk, ayo makan dulu, makan disini atau bungkus dibawa pulang boleh,” ajak Gus Barra yang berpasangan dengan M. Rizal Octavian di Pilkada Kabupaten Mojokerto 2024 ini.
Mendengar ajakan tersebut, masyarakat yang dekat dengan lokasi warungpun beramai-ramai mendekat. Mereka yang tadinya hanya melihat dari jauh, tiba-tiba berbondong-bondong masuk ke dalam warung untuk bergabung dengan Gus Barra.
Mulai dari para pedagang hingga tukang becak yang tengah mangkal di sekitar pasar, ikut menikmati makan bersama calon Bupati Mojokerto itu.
Di dalam warung, suasana begitu cair dan akrab. Gus Barra tampak melempar candaan dengan warga yang duduk di sekitarnya. Candaan ringan memecah rasa sungkan warga, awalnya mereka sungkan karena disamping Gus Barra ada ayahandanya yakni Kiai Asep yang juga sebagai pimpinan Ponpes Amanatul Ummah, akhirnya obrolan hangat pun mengalir bersama di meja makan.
“Monggo jika mau nambah pak, bu? kalau makan di pasar seperti ini memang rasanya beda, ada kebersamaan,” pungkas Gus Barra. (*)








