Gus Kikin: NU ke Depan Harus Bertumpu pada Adab dan Karakter

oleh -80 Dilihat
Gus Kikin saat menyampaikan pandangan tentang arah NU ke depan di Jombang.(istimewa)
Gus Kikin saat menyampaikan pandangan tentang arah NU ke depan di Jombang.(istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Jombang, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menilai Nahdlatul Ulama (NU) ke depan perlu memperkuat adab, karakter, persaudaraan, dan profesionalisme.

Menurut Gus Kikin, jabatan di lingkungan NU merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Jabatan juga tidak seharusnya menjadi tujuan atau sesuatu yang dikejar secara berlebihan.

“Jabatan itu amanah, tidak boleh terlalu ambisi terhadap jabatan,” kata Gus Kikin, Jumat (28/8).

Cicit pendiri NU Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari itu juga mengingatkan pentingnya NU tetap berpijak pada Qanun Asasi sebagai pedoman organisasi. Di sisi lain, nilai-nilai kemanusiaan harus menjadi bagian penting dalam kehidupan organisasi.

Gus Kikin menilai NU tidak seharusnya terjebak dalam politik praktis. Namun, NU tetap memiliki peran dalam kehidupan kebangsaan sebagai kekuatan masyarakat sipil yang menjaga persatuan dan memperjuangkan kemanusiaan.

“NU tidak bisa lepas dari politik. Tapi agendanya politik kebangsaan dan kemanusiaan,” ujarnya.

Menurutnya, agenda tersebut harus ditempatkan di atas kepentingan politik praktis.

“Hal itu harus melampaui segala kepentingan praktis,” imbuh Gus Kikin.

Selain itu, Gus Kikin menekankan pentingnya NU menjadi ruang bersama bagi seluruh Nahdliyin. Penguatan organisasi, kata dia, tidak cukup hanya dilakukan melalui pembenahan kelembagaan dan peningkatan kapasitas intelektual.

“Penguatan organisasi tidak hanya berkaitan dengan kelembagaan dan intelektualitas. Tapi juga karakter dan kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan,” jelasnya.

Gus Kikin juga mengingatkan agar warga NU memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap sesama.

“NU harus mempunyai hati, kita harus memperkuat dan mengasah hati kita,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur itu menilai generasi muda NU perlu membekali diri dengan kemampuan intelektual sekaligus adab. Hal tersebut dinilai penting untuk menghadapi tantangan zaman dan perkembangan global yang semakin kompleks.

“Kita harus mempunyai intelegensia. Tetapi intelektual itu harus dibungkus dengan adab,” pungkas Gus Kikin.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.