KabarBaik.co, China- Momentum pertandingan berbalik drastis. Setelah Indonesia dan Iran bermain imbang 1-1, tim voli putri Iran tampil dominan pada set ketiga dan menghancurkan perlawanan Garuda Pertiwi dengan kemenangan telak 25-12 dalam perempat final AVC Women’s Continental 2026 di Tianjin, China, Jumat (28/8).
Iran langsung mengambil kendali sejak awal. Indonesia tertinggal 1-4 dan tidak mampu segera menemukan ritme permainan. Salah satu pemain yang paling merepotkan pertahanan Indonesia adalah Elaheh Poorsaleh, yang telah menyumbangkan 16 poin dalam dua set pertama.
Tekanan Iran semakin terasa ketika mereka memperlebar keunggulan menjadi 7-2. Pelatih Indonesia, Marcos Sugiyama, pun mengambil time out lebih awal untuk mencoba menghentikan laju lawan.
Namun, jeda tersebut belum mampu mengubah jalannya pertandingan. Iran terus memperlebar jarak menjadi 10-3 dan membuat Indonesia berada dalam tekanan sejak fase awal set.
Jika pada set pertama serangan Mediol Yoku, Ersandrina Devega, dan Arsela Nuari mampu menjadi sumber poin Indonesia, situasi berubah drastis pada set ketiga. Ketiganya kesulitan menembus pertahanan Iran yang semakin rapat.
Serangan Indonesia berkali-kali gagal menghasilkan angka, sementara Iran mampu menjaga tekanan melalui serangan keras dan pertahanan yang disiplin. Skor pun semakin menjauh menjadi 12-4 dan 14-5.
Dalam kondisi tertinggal jauh, mental para pemain Indonesia benar-benar diuji. Mereka mencoba memperkecil jarak, tetapi Iran tidak memberikan ruang untuk bangkit.
Memasuki fase akhir set, Iran sudah unggul 20-9. Indonesia semakin kesulitan keluar dari tekanan dan akhirnya harus mengakui dominasi Iran dengan skor 25-12.
Kemenangan tersebut membuat Iran berbalik unggul 2-1 atas Indonesia.
Set ketiga menjadi gambaran kontras dari awal pertandingan. Indonesia yang mampu tampil agresif dan merebut set pertama justru kehilangan daya gedor setelah pertandingan memasuki set ketiga. Sebaliknya, Iran semakin percaya diri dan berhasil mengeksploitasi celah dalam pertahanan serta serangan Indonesia.
Indonesia kini berada dalam situasi genting. Mereka harus memenangi set keempat untuk menjaga peluang melaju ke semifinal AVC Women’s Continental 2026. Sebaliknya, satu kemenangan lagi akan membawa Iran ke empat besar dan mengakhiri perjalanan Garuda Pertiwi di Tianjin. (*)






