KabarBaik.co, China — Timnas voli putri Indonesia tampil penuh perlawanan pada set pertama perempat final AVC Women’s Continental 2026 menghadapi Iran di Tianjin Olympic Center Gymnasium, Jumat (28/) siang. Sempat terlibat kejar-mengejar angka hingga penghujung set, Indonesia akhirnya mampu mengatasi tekanan Iran dan merebut set pembuka 25-19.
Indonesia langsung membuka pertandingan dengan agresif. Servis ace Maradanti Namira membawa Srikandi Merah Putih unggul cepat 3-0. Permainan Indonesia kemudian cukup konsisten untuk mempertahankan jarak, dengan keunggulan 7-4 hingga 11-8.
Iran mulai menemukan ritme setelah itu. Serangan-serangan tajam mereka membuat Indonesia tidak lagi leluasa menjaga jarak. Iran memperkecil ketertinggalan menjadi 11-9 dan terus menekan hingga hanya tertinggal 12-11.
Salah satu tantangan terbesar Indonesia pada set pertama datang dari blok Iran. Beberapa serangan Ersandrina Devega dan Mediol Yoku berhasil dihentikan pemain-pemain Iran di depan net. Di sisi lain, smash Iran berkali-kali menghasilkan angka sehingga pertandingan berlangsung ketat.
Kedua tim kemudian saling berbalas poin. Indonesia masih unggul tipis 14-13, tetapi Iran terus memberikan tekanan. Serangan cepat Indonesia yang biasanya menjadi salah satu variasi penting belum banyak terlihat pada set pertama.
Kesalahan servis Iran sempat membantu Indonesia kembali menjauh 17-14. Namun, Iran tidak menyerah dan kembali mendekat hingga 18-17 sebelum akhirnya menyamakan kedudukan 18-18.
Pelatih Indonesia, Marcos Sugiyama, kemudian mengambil time out untuk menghentikan momentum Iran.
Alih-alih langsung kembali unggul, Indonesia justru harus menghadapi tekanan setelah Iran berbalik memimpin 19-18. Kesalahan receive membuat Iran mendapatkan keuntungan, tetapi Indonesia segera merespons dan menyamakan kedudukan 19-19.
Memasuki fase kritis, Indonesia kembali menunjukkan ketenangan. Arsela Nuari Purnama dan Ersandrina Devega menjadi tumpuan serangan untuk membawa Indonesia unggul 21-19.
Iran masih berusaha mengejar, tetapi Indonesia mampu menjaga keunggulan hingga akhirnya menutup set pertama 25-19.
Kemenangan pada set pembuka menjadi modal penting bagi Indonesia dalam pertandingan yang sangat menentukan ini. Sebelum laga, kedua tim sama-sama mengoleksi dua kemenangan dan satu kekalahan pada fase grup. Indonesia finis di posisi kedua Pool B, sedangkan Iran menempati posisi kedua Pool A.
Pemenang pertandingan ini akan melaju ke semifinal dan bergabung dengan Jepang serta Thailand yang sudah lebih dahulu memastikan tempat di empat besar.
Bagi Indonesia, satu set sudah berhasil diamankan. Namun, perjuangan masih panjang karena Iran terbukti mampu memberikan tekanan kuat melalui servis, serangan keras, dan blok yang efektif. (*)






