KabarBaik.co, Banyuwangi – Kemacetan kembali terjadi di jalur menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jumat (28/8). Hingga sekitar pukul 13.30 WIB, antrean kendaraan terpantau mengekor hingga sekitar 3 kilometer. Penyebab kemacetan masih belum diketahui.
Salah seorang sopir, Putu Agus, mengaku terjebak kemacetan sejak sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, ia berada di sekitar utara Terminal Sritanjung dan hingga siang masih tertahan di depan kawasan Pelabuhan Ketapang.
“Harusnya hari ini bongkar di Bali, tapi malah kena macet. Ini ya kena marah, tapi ya cuma bisa minta maaf sama bos. Ini infonya macetnya udah dua hari,” kata Agus.
Agus mengatakan bahwa dirinya berangkat dari Surabaya menuju Denpasar dengan membawa camilan makanan ringan. Ia biasa melakukan perjalanan Jawa-Bali sekitar satu kali dalam sepekan.
Menurutnya, kemacetan di jalur menuju Pelabuhan Ketapang bukan kali pertama dialaminya. Macet sering terjadi ketika cuaca buruk. “Kalau pelabuhannya angin, cuaca buruk pasti macet. Kalau saya pribadi kena macet sudah sering beberapa kali, sudah biasa,” ujarnya.
Karena macet, Agus sering kali harus merogoh kocek lebih banyak. Sebab saat macet operasionalnya bertambah. “BBM pasti nambah. Mobil hidup, mati, hidup, mati. Paling nggak Rp 200 ribu untuk minyak, belum makan lagi,” katanya.
Agus berharap kapasitas layanan penyeberangan di Pelabuhan Ketapang dapat ditambah sehingga antrean kendaraan tidak terus berulang. “Semoga kapalnya ditambah, dermaganya ditambah, supaya lancar,” pungkasnya.
Keluhan serupa disampaikan Rizki, sopir asal Malang. Ia mengaku terkena macet sejak di Watu Dodol yang berjarak sekitar 5 kilometer dari pelabuhan. Hingga siang masih berada di depan Pelabuhan. “Ini baru sekarang kena macetnya lama sekali,” kata Rizki yang membawa muatan sparepart motor dari Jakarta ke Bali.
Ia sering kali hanya tertahan di buffer zone. Namun hanya sekitar sejam biasanya langsung bisa menyeberang. Tapi kali ini bagi Rizki berbeda. Bahkan, ia memperkirakan harus menginap apabila antrean tidak segera terurai.
“Kalau seperti ini kayaknya nanti nginep,” ujarnya. (*)






