BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi Dorong Anak Ahli Waris Pekerja Bisa Kuliah di UB

oleh -139 Dilihat
IMG 20260827 WA0090
Kerjasama BPJS Ketenagakerjaan dengan UB. (Foto: Muhammad Ikhwan) 

KabarBaik.co, Banyuwangi – BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi mendorong perluasan manfaat jaminan sosial bagi keluarga pekerja di Banyuwangi. Salah satunya melalui kerja sama dengan Universitas Brawijaya (UB) yang membuka kesempatan bagi anak atau ahli waris penerima manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) untuk mengikuti jalur afirmasi penerimaan mahasiswa baru.

Kesempatan tersebut diberikan kepada anak atau ahli waris yang memenuhi persyaratan dan tetap mengikuti proses seleksi akademik yang berlaku di UB. Program ini diharapkan menjadi jalan bagi keluarga pekerja untuk tetap melanjutkan pendidikan meski kehilangan pencari nafkah atau menghadapi risiko kecelakaan kerja.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi, Ocky Olivia mengatakan, kerja sama tersebut menjadi bentuk perluasan manfaat jaminan sosial yang tidak hanya berfokus pada pemberian santunan saat risiko terjadi.

“Perlindungan jaminan sosial tidak hanya berbicara mengenai manfaat yang diterima ketika risiko terjadi, tetapi juga bagaimana manfaat tersebut dapat membantu keluarga pekerja tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan kehidupan dan merencanakan masa depan,” kata Ocky.

Menurutnya, kesempatan pendidikan bagi anak ahli waris merupakan bagian dari semangat Value Beyond Protection. Perlindungan diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dengan membuka akses pendidikan sekaligus mendorong kemandirian keluarga pekerja.

“Melalui semangat Value Beyond Protection, kami ingin keluarga pekerja tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan, membangun kemandirian, dan menata masa depan,” tuturnya.

Selain akses pendidikan, kerja sama BPJS Ketenagakerjaan dan UB juga mencakup pemberdayaan ekonomi. Penerima manfaat dapat diarahkan mengikuti program pembinaan dan inkubasi bisnis UB, termasuk Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Berkelanjutan (PEKA).

Program tersebut mengusung konsep 3P, yakni pelatihan, produktif, dan profit. Pendampingan diberikan agar penerima manfaat tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga mampu mengembangkan usaha dan mendapatkan penghasilan berkelanjutan.

“Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya BPJS Ketenagakerjaan memperluas dampak perlindungan bagi pekerja dan keluarganya, termasuk peserta dari Banyuwangi. Manfaat jaminan sosial diharapkan dapat terus dirasakan keluarga pekerja dalam bentuk akses pendidikan, peningkatan kapasitas, hingga peluang membangun kemandirian ekonomi,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhammad Ikhwan
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.