Habisi Nyawa Pacar di Hotel Double Tree Surabaya, Pelaku Ngaku Kenal di Aplikasi Kencan Online dan Berencana Menikah

oleh -235 Dilihat
a777c641 796e 4c0d a286 32cfea961f86

KabarBaik.co – Rasa cemburu yang begitu besar telah membuat MI, 25, gelap mata hingga ia tega menghabisi kekasih tercinta yang hendak dinikahinya.

Laki-laki asal Surabaya ini mencekik leher perempuan asal Lumajang, MA, hingga tak bernyawa saat berada di lantai 16 Hotel Double Tree yang berada di Jalan Tunjungan, Surabaya, Kamis (16/1) dini hari.

Dari pengakuan pelaku saat berada di kantor polisi, MA tega menghabisi perempuan berumur 24 tahun itu lantaran kerap membahas mantan pacarnya saat sedang cekcok.

“Saya cemburu, dia terus ngomongin mantan pacarnya. Padahal, saya sudah berencana untuk menikahinya,” ujar Muhammad Ilham dengan suara bergetar, Kamis (16/1).

Di lain sisi, Kapolsek Genteng AKP Grandika Indera Waspada menuturkan jika sejoli yang mengaku hendak menikah ini awalnya berkenalan via aplikasi kencan online.

Usai saling suka di dunia maya, mereka menjalin hubungan ke tahap dunia nyata bahkan merencanakan pernikahan di bulan Desember 2024, kemarin. Namun pernikahan ini urung terjadi lantaran adanya pihak ketiga yang diduga mengganggu hubungan mereka.

“Mereka ini berkenalan melalui aplikasi kencan online, mereka sempat akan melangsungkan pernikahan namun gagal karena korban masih menjalin komunikasi dengan mantan pacarnya,” terang AKP Grandika.

Usai kegagalan tersebut, pasangan sejoli ini masih menjalin komunikasi hingga akhirnya merencanakan pertemuan di Surabaya pada Rabu (15/1). Korban yang saat itu berada di Malang, lantas pergi ke Surabaya menggunakan kereta api.

Pelaku pun menjemput korban di Stasiun Gubeng dan mengajak untuk check in di Hotel Double Tree, Surabaya yang juga menjadi TKP berdarah ini.

“Pelaku yang mengetahui korban masih menjalin komunikasi dengan mantan pacarnya itu, sebagai pemicu pertengakaran diantara keduanya,” terangnya.

Saat berada di sebuah kamar di lantai 16, pelaku dan korban cekcok. Karena saking gelap mata, pelaku lantas mencekik leher korban. Tak tinggal diam, korban sempat melakukan perlawanan hingga akhirnya lemas tak bertenaga.

Usai melihat pasangannya lemas, pelaku mengira korban hanya pingsan. Ia menunggui korban untuk sadarkan diri hingga Kamis (16/1) pukul 04.00 WIB dinihari. Namun saat coba disadarkan maupun dibangunkan, tak ada respon dari korban dan diketahui sudah tak bernyawa.

“Pelaku yang mengetahui korban meninggal, langsung menyerahkan diri. Mereka ini sempat merencanakan pernikahan pada Desember tahun lalu, namun gagal mungkin ini juga menjadi pemicu awal,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Yudha
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.