Harapan Dapat Pekerjaan Berujung Petaka, Motor Pemuda Jombang Digondol Penipu

oleh -118 Dilihat
Motor milik Zidan Alghifari yang dibawa kabur penipu.(istimewa)
Motor milik Zidan Alghifari yang dibawa kabur penipu.(istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Harapan mendapatkan pekerjaan justru berujung petaka bagi Zidan Alghifari, 18, pemuda asal Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang. Ia menjadi korban dugaan penipuan bermodus tawaran kerja sebagai kernet truk hingga sepeda motor miliknya dibawa kabur.

Peristiwa itu terjadi di sebuah warung kopi di bawah Flyover Peterongan, Kecamatan Peterongan, Rabu (1/7) malam.

Zidan mengatakan, awalnya ia mencari lowongan kerja melalui Facebook. Setelah meninggalkan komentar pada salah satu unggahan, ia dihubungi akun bernama Alga Prakoso yang menawarkan pekerjaan sebagai kernet truk.

Komunikasi kemudian berlanjut melalui WhatsApp. Pelaku menjanjikan korban bisa langsung bekerja dengan syarat hanya membawa fotokopi KTP.

“Dia bilang besok sudah bisa ikut kerja. Katanya cukup bawa fotokopi KTP dan sekali berangkat bisa mendapat bayaran Rp 250 ribu,” ujar Zidan, Jumat (3/7).

Setelah beberapa kali mengubah lokasi pertemuan, keduanya akhirnya sepakat bertemu di sebuah warung kopi di bawah Flyover Peterongan. Zidan datang bersama seorang rekannya dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Nex berwarna orange miliknya.

Di lokasi, pelaku sempat menjelaskan pekerjaan yang ditawarkan. Namun, Zidan mulai curiga karena pelaku beberapa kali memberikan keterangan berbeda mengenai identitas dan alamat tempat tinggalnya.

Kecurigaan itu tak membuat korban langsung membatalkan pertemuan. Saat Zidan pergi membeli makanan, pelaku berpura-pura menerima telepon dan mengaku hendak menjemput rekannya di dekat truk.

Sebelum pergi, pelaku sengaja meninggalkan sebuah tas di warung sehingga korban merasa yakin meminjamkan sepeda motornya.

“Teman saya sempat bilang mungkin aman karena tasnya ditinggal. Saya akhirnya percaya dan memberikan kunci motor,” kata Zidan.

Pelaku ternyata tidak pernah kembali. Nomor teleponnya tak lagi bisa dihubungi. Saat tas yang ditinggalkan diperiksa, isinya ternyata kosong.

“Saat tas dibuka ternyata kosong. Baru saat itu saya sadar kalau saya sudah ditipu,” ujarnya.

Korban kemudian mendatangi kantor polisi dengan didampingi pemilik warung. Namun, laporan belum dapat diproses karena masih ada dokumen yang harus dilengkapi.

Akibat kejadian tersebut, Zidan kehilangan sepeda motor dan terpaksa pulang ke rumahnya di Kecamatan Ploso menggunakan ojek online setelah meminjam uang Rp 50.000 dari rekannya.

Zidan menyebut pelaku mengenakan topi dan hoodie, memiliki tato di kaki, bekas tindik di telinga, gigi depan bagian tengah berlubang, serta berbicara dengan tempo cepat.

Korban juga sempat memotret wajah pelaku sebagai bahan untuk membantu proses penyelidikan.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.