Harga Manggis Banyuwangi Pecah Rekor Rp 80 Ribu, Dispertan Bidik Pengembangan Sentra

oleh -67 Dilihat
Petani saat memanen manggis.
Petani saat memanen manggis.

KabarBaik.co, Banyuwangi – Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi menyebut harga manggis pada musim panen tahun ini merupakan rekor baru. Saat ini harga manggis menyentuh Rp 80 ribu per kg. Padahal sepanjang sejarah buah manggis di Banyuwangi sebelum-sebelumnya harga tertinggi hanya Rp 20 ribu.

“Ini sebenarnya bukan sekadar kenaikan, tapi bisa dibilang ‘ganti harga’. Kejadiannya hampir mirip dengan kopi pada tahun 2023, yang juga mengalami perubahan harga signifikan. Misalnya kopi robusta dari Rp 35 ribu per kg menjadi Rp 90 ribu per kg,” kata Kepala Dispertan Banyuwangi Danang Hartanto, Rabu (15/4).

Danang menyebut bila kenaikan ini membuka potensi yang sebelumnya jarang dilirik. Menurutnya Banyuwangi punya peluang besar mengembangkan manggis karena lokasinya yang strategis. Pada tahun 2025, luas lahan panen manggis di Banyuwangi mencapai 795,59 hektare (ha). Sementara total produksi mencapai 4.897,53 ton.

“Rata-rata produktivitas buah manggis di Banyuwangi mencapai 95,9 ton per hektare,” kata Danang, Rabu (15/4).

Daerah penghasil manggis di Banyuwangi tersebar beberapa daerah seperti Kecamatan Sempu, Kalipuro, Songgon, Licin, dan Genteng.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur tahun 2022 menunjukkan, Banyuwangi menjadi daerah produksi manggis terbesar di Jawa Timur. Bersaing dengan Kabupaten Jember.

“Kami melihat momentum ini sebagai peluang. Sehingga kami akan memfasilitasi berbagai hal terkait pengembangan tanaman buah manggis di Banyuwangi,” kata Danang.

Menurut Danang, harga manggis yang tinggi tak selalu berbanding lurus dengan kondisi petani. Ada kemungkinan beberapa petani di Banyuwangi mengalami gagal panen, sehingga mereka tak merasakan hasil maksimal.

Hal ini yang akan menjadi salah satu fokus Dispertan agar tanaman manggis di Banyuwangi bisa berproduksi secara maksimal.

Selain itu, buah Banyuwangi juga banyak yang dikirim ke luar negeri. Hal tersebut terlihat dari adanya perusahaan eksportir manggis yang berizin di Kabupaten Banyuwangi.

“Sampai saat ini, ada tiga perusahaan yang memang melakukan ekspor, dan semuanya sudah memiliki tanda daftar gudang,” ucap dia.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.