Hari Koperasi ke-79: Mengukuhkan Kedaulatan Ekonomi dari Akar Rumput

oleh -18 Dilihat
Senator Ahmad Nawardi
Senator Ahmad Nawardi

KabarBaik.co, ​Jakarta – Memperingati Hari Koperasi ke-79 yang mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, Ketua Komite IV DPD RI, Senator Ahmad Nawardi, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk merefleksi peran strategis koperasi sebagai sokoguru perekonomian rakyat yang berlandaskan jiwa gotong royong.

Di tengah dinamika tantangan ekonomi global yang kian kompleks, koperasi tidak boleh lagi hanya dipandang sebagai unit usaha pelengkap, melainkan harus diposisikan sebagai pilar utama yang mampu menopang kedaulatan ekonomi daerah secara nyata dan berkelanjutan.

​Nawardi menekankan bahwa momentum ke-79 tahun ini harus menjadi titik balik bagi gerakan koperasi nasional untuk memperkuat fondasi kelembagaan serta meningkatkan kapasitas tata kelolanya secara fundamental. Transformasi menuju era ekonomi modern menuntut koperasi untuk mengadopsi digitalisasi secara sistematis, guna memastikan operasional yang lebih efisien dan kompetitif.

Namun, ia mengingatkan bahwa akselerasi digital ini harus disertai dengan pemerataan akses infrastruktur teknologi di seluruh pelosok daerah, sehingga tidak terjadi kesenjangan antara koperasi di pusat kota dengan koperasi di wilayah yang memiliki keterbatasan sarana.

​Nawardi menyoroti pentingnya pergeseran paradigma kebijakan perkoperasian nasional agar sejalan dengan tema besar tahun ini. Menurutnya, orientasi kebijakan tidak boleh lagi terbatas pada pencapaian target kuantitatif semata. Arah kebijakan ke depan harus difokuskan pada penguatan kualitas kelembagaan, keberlanjutan usaha, dan terciptanya dampak ekonomi yang substansial bagi masyarakat daerah. Penyesuaian regulasi menjadi krusial agar aturan yang ada lebih adaptif dan responsif terhadap karakteristik serta potensi unggulan lokal yang sangat beragam di setiap wilayah Indonesia.

​Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Komite IV DPD RI, Nawardi menegaskan komitmen untuk terus mengawal kebijakan yang memberikan afirmasi nyata bagi pemberdayaan koperasi agar benar-benar berdaya dan mampu membawa bangsa menuju kejayaan. Ia menekankan perlunya pendampingan berkelanjutan, terutama bagi daerah yang memiliki keterbatasan sumber daya manusia dan infrastruktur pendukung, agar koperasi mampu tumbuh mandiri dan mampu bersaing secara sehat.

Fokus utama ke depan adalah memastikan bahwa koperasi mampu meningkatkan volume usaha, menciptakan nilai tambah yang tinggi, dan memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kesejahteraan anggota di tingkat lokal.

​Sebagai penutup, Nawardi menegaskan bahwa kepercayaan publik adalah modal sosial yang paling berharga bagi koperasi. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pegiat koperasi untuk terus menanamkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan manajemen risiko yang profesional dalam setiap aspek operasionalnya. Dengan tata kelola yang kuat dan berintegritas, koperasi akan tumbuh menjadi institusi yang tangguh, mampu memitigasi berbagai tantangan, serta menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif, adil, dan merata demi mewujudkan cita-cita besar Indonesia Berjaya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.