KabarBaik.co, Jakarta- Langkah mulus Timnas Voli Putri Indonesia di awal AVC Women’s Volleyball Cup 2026 harus terhenti cepat. Setelah sempat membuka turnamen dengan kemenangan meyakinkan, skuad Timnas Putri Merah Putih dipaksa takluk telak 0-3 dari Kazakhstan pada laga kedua Pul B di Candon, Filipina, Minggu (7/6) malam. Hasil ini bukan hanya menghentikan momentum, tetapi juga langsung mengubah peta persaingan di grup.
Indonesia sebelumnya datang dengan kepercayaan diri tinggi usai menumbangkan Iran 3-1 di laga pembuka. Namun, menghadapi Kazakhstan—yang dikenal sebagai kekuatan mapan Asia Tengah—cerita di lapangan berbalik drastis. Tiga set berjalan dengan pola serupa, di mana Indonesia selalu tertinggal dan akhirnya kalah identik identik: 19-25, 19-25, dan 19-25.
Sejak awal pertandingan, Indonesia kesulitan keluar dari tekanan. Serangan yang biasanya menjadi senjata utama tidak berkembang, sementara lini pertahanan kerap kerepotan menghadapi variasi serangan cepat Kazakhstan. Situasi ini membuat ritme permainan sepenuhnya dikendalikan lawan.
Secara statistik, Kazakhstan tampil lebih efisien di hampir semua sektor. Mereka mencatat 39 poin dari serangan sukses, unggul atas Indonesia yang hanya mengemas 31 poin. Perbedaan paling mencolok terlihat di area net, di mana Kazakhstan membukukan 12 blok sukses, sementara Indonesia hanya menghasilkan tiga blok sepanjang pertandingan.
Dari kubu Kazakhstan, opposite hitter Tatyana Yatskiv menjadi motor serangan dengan 15 poin, disusul outside hitter Kristina Belova yang menyumbang 14 poin. Keduanya menjadi ancaman konsisten yang sulit dihentikan barisan pertahanan Indonesia.
Sementara itu, di pihak Indonesia, middle blocker Chelsa Berliana menjadi penyumbang angka terbanyak dengan delapan poin, disusul Namira Maradanto dengan enam poin. Namun kontribusi tersebut belum cukup untuk membendung dominasi Kazakhstan sepanjang laga.
Hasil tersebut membuat Indonesia tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara Pul B dengan koleksi tiga poin dari dua pertandingan. Di sisi lain, Kazakhstan melanjutkan tren positif dengan enam poin dan bersaing ketat di papan atas bersama Vietnam yang juga mengoleksi poin serupa.
Situasi kini menempatkan Indonesia dalam posisi wajib bangkit. Laga berikutnya pada Senin (8/6) akan menjadi ujian paling berat. Sebab, Tisya Amallya dkk harus menghadapi juara bertahan sekaligus tim paling dominan dalam beberapa edisi terakhir, Timnas Voli Putri Vietnam. Hasil pertandingan tersebut akan sangat menentukan peluang untuk tetap menjaga asa lolos ke fase semifinal. (*)








