KabarBaik.co, China- Timnas voli putri Jepang menjadi tim pertama yang memastikan langkah ke fase berikutnya AVC Women’s Continental Championships 2026. Kepastian itu didapat setelah skuad Negeri Sakura menggulung Korea Selatan dengan skor telak 3-0 pada laga kedua Pool C di Tianjin, China, Minggu (23/8) malam WIB.
Kemenangan tersebut membuat Jepang mengoleksi enam poin dari dua pertandingan. Dengan dua kemenangan sempurna, Jepang sekaligus menunjukkan dominasinya di Pool C dan untuk sementara menjadi tim pertama yang mengamankan tiket lolos dari fase grup.
Menghadapi Korea Selatan, Jepang tampil sebagai tim yang lebih dominan dan mampu menuntaskan pertandingan dalam tiga set langsung. Jepang menang dengan skor 33-31, 25-19, dan 25-20.
Set pertama menjadi pertarungan paling sengit. Kedua tim harus melewati deuce hingga lebih dari 30 poin. Jepang akhirnya merebut set tersebut 33-31 setelah mampu bertahan dari beberapa kesempatan set point Korea. Pada set kedua, Jepang mulai menemukan momentum dan menang 25-19. Dominasi berlanjut pada set ketiga hingga Jepang menutup pertandingan dengan kemenangan 25-20.
Dari sisi kontribusi pemain, Yukiko Wada menjadi mesin poin utama Jepang dengan torehan 19 angka. Yoshino Sato menyusul dengan 18 poin, sementara Haruyo Shimamura menyumbangkan 10 poin dan kapten Mayu Ishikawa menambah sembilan angka.
BACA JUGA:
Produktivitas tersebut menjadi salah satu faktor penting yang membuat Jepang mampu mempertahankan konsistensi permainan hingga akhir pertandingan.
Hasil tersebut juga membuat Korea harus menerima kekalahan pertamanya setelah sebelumnya mengamankan kemenangan pada pertandingan pembuka melawan Vietnam dengan skor 3-1.
Indonesia Hadapi Misi Berat
Di tengah kepastian Jepang lolos, perhatian pecinta voli Tanah Air mengarah ke Pool B. Timnas voli putri Indonesia akan menghadapi ujian paling beratnya pada turnamen ini ketika berjumpa Thailand, Senin (24/8) pukul 14.00 WIB.
Di atas kertas, pertandingan ini ibarat menghadapi misi kemustahilan. Betapa tidak, Thailand merupakan juara bertahan dan memiliki reputasi sebagai salah satu kekuatan utama voli putri Asia. Sedangkan Indonesia baru saja mengawali kiprah di turnamen.
Kendati demikian, kemenangan 3-0 atas Kazakhstan setidaknya memberikan modal penting bagi skuad asuhan Marcos Sugiyama. Kepercayaan diri Medio Yoku dan kawan-kawan tengah berada pada level positif. Indonesia juga tidak datang dengan beban sebagai tim yang lebih diunggulkan.
Situasi itu justru bisa menjadi keuntungan. Dengan bermain nothing to lose, Indonesia dapat tampil lebih lepas dan mencoba memberikan tekanan kepada Thailand. Mencuri satu set saja dari sang juara bertahan sudah akan menjadi pencapaian penting bagi Indonesia. Apalagi jika mampu membuat pertandingan berlangsung ketat hingga set-set akhir.
Jika Indonesia mampu mengalahkan Thailand, maka hasil tersebut tentu akan menjadi salah satu kejutan terbesar dalam perjalanan turnamen ini. Tetapi, apabila kalah, peluang Indonesia untuk tetap melaju belum otomatis tertutup. Syaratnya, Indonesia harus bangkit pada pertandingan berikutnya dan menumbangkan Australia pada 26 Agustus.
Peluang mendulang tiga poin tersebut terbuka setelah Australia juga takluk 0-3 dari Kazakhstan pada Minggu (23/8). Dengan kondisi tersebut, persaingan Pool B masih sangat terbuka. Thailand, Indonesia, dan Kazakhstan sama-sama mengantongi tiga poin dari satu pertandingan, sedangkan Australia belum mendapatkan poin.
Klasemen Sementara Per 23 Agustus 2026
Pool A
- China — Menang 1, Poin 3
- Iran — Menang 1, Poin 3
- Taiwan — Menang 1, Poin 3
- Irak — Menang 0, Poin 0
Pool B
- Thailand — Menang 1, Poin 3
- Indonesia — Menang 1, Poin 3
- Kazakhstan — Menang 1, Poin 3
- Australia — Menang 0, Poin 0
Pool C
- Japan — Menang 2, Poin 6
- Korea — Menang 1, Poin 3
- Vietnam — Menang 0, Poin 0
- Hong Kong — Menang 0, Poin 0








