Hasil Final China Open 2026: Jepang dan Taiwan Hentikan Dominasi Tuan Rumah

oleh -380 Dilihat
Chou Tien Chen
Chou Tien Chen (IG)

KabarBaik.co, China- China Open 2026 menghadirkan cerita berbeda dibanding edisi sebelumnya. Tuan rumah memang masih menunjukkan kekuatan besar di sektor ganda dengan mempertahankan dua gelar. Namun, dominasi mereka di nomor tunggal runtuh setelah Akane Yamaguchi dari Jepang dan Chou Tien Chen dari Taiwan merebut mahkota di hadapan publik China.

Dari empat sektor final yang sudah selesai digelar—di luar ganda putra yang masih mempertemukan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melawan Kim Won Ho/Seo Seung Jae—China Open 2026 mencatat dua juara bertahan dan dua pergantian juara dibanding tahun sebelumnya.

Kisah terbesar datang dari sektor tunggal putri. Akane Yamaguchi berhasil menghentikan ambisi China untuk mempertahankan gelar setelah mengalahkan Chen Yu Fei dengan skor 21-18, 21-16.

Kemenangan tersebut terasa istimewa. Sebba, China Open 2025 masih menjadi milik China melalui Wang Zhi Yi. Setahun kemudian, gelar tersebut berpindah ke Jepang. Akane menunjukkan kembali kelasnya sebagai salah satu pemain tunggal putri paling konsisten di era modern. Mantan pebulutangkis nomor satu dunia dan juara dunia dua kali itu mampu tampil tenang menghadapi tekanan besar di kandang lawan.

Chen Yu Fei sendiri bukan lawan sembarangan. Peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 tersebut merupakan salah satu pemain paling berpengalaman dan dikenal sangat kuat ketika bermain di turnamen besar. Namun, Akane membuktikan bahwa dirinya masih menjadi ancaman utama di level tertinggi.

Perubahan juara juga terjadi di sektor tunggal putra. Setelah China mengangkat trofi melalui Shi Yu Qi pada China Open 2025, tahun ini gelar jatuh ke tangan pemain veteran Taiwan, Chou Tien Chen.

Chou menaklukkan wakil Prancis Toma Junior Popov melalui pertarungan tiga gim, 21-15, 7-21, 21-13.

Gelar tersebut menjadi salah satu cerita paling menarik dalam turnamen. Di saat banyak pemain tunggal putra elite dunia didominasi generasi muda, Chou yang sudah memasuki usia veteran justru mampu kembali berdiri sebagai juara turnamen level Super 1000. Ia menunjukkan bahwa pengalaman, daya tahan mental, dan kemampuan membaca pertandingan masih menjadi modal besar untuk bersaing.

Berbeda dengan sektor tunggal, ganda menjadi benteng utama dominasi China.

Di ganda campuran, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping berhasil mempertahankan gelar mereka. Pasangan China itu harus melewati laga final sesama negara melawan Guo Xin Wa/Chen Fang Hui sebelum menang dengan skor 23-25, 22-20, 21-15.

Kemenangan tersebut membuat Feng/Huang mencatat prestasi back-to-back champion setelah juga menjadi juara China Open 2025. Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi mereka sebagai salah satu pasangan ganda campuran terbaik dunia.

Hal serupa terjadi di ganda putri. Liu Sheng Shu/Tan Ning kembali menjadi ratu China Open setelah mengalahkan pasangan Jepang Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto dengan skor 21-14, 21-19.

Liu/Tan juga mengulang kesuksesan tahun sebelumnya. Konsistensi mereka menjadi salah satu alasan mengapa sektor ganda putri masih menjadi wilayah yang sangat sulit digeser dari dominasi China.

Jika dibandingkan dengan China Open 2025, perubahan paling mencolok terjadi pada nomor tunggal. Tahun lalu China mampu menguasai dua sektor tersebut melalui Shi Yu Qi dan Wang Zhi Yi. Namun pada 2026, dua gelar itu lepas ke tangan pemain luar China.

Sebaliknya, sektor ganda tetap menjadi kekuatan utama Negeri Tirai Bambu.

China Open 2026 akhirnya memberikan gambaran menarik tentang peta kekuatan bulu tangkis dunia. China masih menjadi raja di sektor ganda, tetapi sektor tunggal mulai menunjukkan persaingan lebih terbuka.

Berikut hasil Final China Open 2026 (Minggu, 26 Juli 2026):

Ganda Campuran (XD)

Juara: Feng Yan Zhe / Huang Dong Ping (China)
Runner-up: Guo Xin Wa / Chen Fang Hui (China)
Skor: 23-25, 22-20, 21-15

Ganda Putri (WD)

Juara: Liu Sheng Shu / Tan Ning (China)
Runner-up: Yuki Fukushima / Mayu Matsumoto (Jepang)
Skor: 21-14, 21-19

Tunggal Putri (WS)

Juara: Akane Yamaguchi (Jepang)
Runner-up: Chen Yu Fei (China)
Skor: 21-18, 21-16

Tunggal Putra (MS)

Juara: Chou Tien Chen (Chinese Taipei)
Runner-up: Toma Popov (Prancis)
Skor: 21-15, 7-21, 21-13

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.