KabarBaik.co, Sidoarjo – Kasus meninggalnya Ruly Yunus Setiawati, Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan yang ditemukan tak bernyawa di dalam mobil di kawasan Terminal 1 Juanda (T1 Juanda), Rabu (24/6), masih terus didalami. Hasil pemeriksaan awal tim forensik menemukan adanya luka pada bagian tubuh korban.
Jenazah korban yang sebelumnya dievakuasi ke RS Pusdik Gasum Porong telah menjalani pemeriksaan forensik. Dari hasil visum sementara, ditemukan adanya luka robek pada bagian telinga sebelah kiri korban.
Kanit Forensik RS Pusdik Gasum Porong Aipda Joko, mengatakan luka tersebut diduga akibat benturan atau kekerasan menggunakan benda tumpul. Temuan itu menjadi salah satu bagian yang saat ini masih ditelusuri lebih lanjut oleh penyidik.
“Untuk hasil forensik sementara terhadap korban yang ditemukan meninggal di dalam mobil kemarin, ada luka robek di bagian kuping telinga kiri yang diduga akibat kekerasan benda tumpul,” kata Aipda Joko saat dikonfirmasi KabarBaik.co, Kamis (25/6).
Meski ditemukan adanya luka pada tubuh korban, pihak forensik belum dapat menyimpulkan apakah kematian tersebut berkaitan dengan tindak pidana atau dugaan pembunuhan. Menurutnya, penentuan unsur pidana merupakan kewenangan penyidik kepolisian berdasarkan seluruh rangkaian alat bukti yang dikumpulkan.
“Kalau hasil indikasi adanya dugaan pembunuhan itu bukan ranah saya yang memberikan keterangan. Nanti tim penyidik yang lebih berwenang untuk menyampaikan,” terangnya.
Saat ini tim forensik masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan terhadap sampel organ dan sejumlah bagian tubuh yang telah diambil untuk kepentingan laboratorium. Hasil tersebut diharapkan dapat membantu mengungkap penyebab pasti kematian Ruly Yunus Setiawati yang hingga kini masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian.(*)






