KabarBaik.co, Sidoarjo – Fakta baru terungkap dalam kasus penemuan wanita meninggal dunia di dalam mobil Toyota Innova hitam bernopol M-1090-GP di kawasan Terminal 1 Juanda (T1 Juanda), Sedati, Sidoarjo, Rabu (24/6) kemarin. Korban yang diketahui bernama Ruly Yunus Setiawati ternyata terakhir kali masuk kerja pada Kamis pekan lalu sebelum ditemukan meninggal dunia.
Ruly Yunus Setiawati diketahui merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan. Kabar meninggalnya korban mengejutkan rekan-rekan kerjanya di lingkungan Pemkab Bangkalan.
Kepala Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan Roniyun Hamid, membenarkan bahwa korban merupakan bawahannya yang selama ini bertugas sebagai Sekretaris Dinas PRKP.
“Benar, yang meninggal di parkiran mobil Juanda kemarin merupakan Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan,” kata Roniyun Hamid saat dikonfirmasi KabarBaik.co, Kamis (25/6).
Menurut Roniyun, korban terakhir kali terlihat masuk kantor pada Kamis lalu. Setelah itu, pihak kantor tidak lagi mengetahui aktivitas korban hingga akhirnya menerima kabar bahwa yang bersangkutan ditemukan meninggal dunia di dalam mobil yang terparkir di kawasan T1 Juanda.
“Terakhir masuk kantor hari Kamis lalu. Setelah itu kami tidak mengetahui keberadaannya hingga akhirnya mendapat kabar korban ditemukan meninggal dunia,” ujarnya.
Sebelumnya, penemuan korban menggegerkan warga setelah tercium bau anyir dan aroma busuk dari dalam mobil yang terparkir di area Terminal 1 Juanda. Kecurigaan warga semakin kuat setelah kendaraan tersebut diketahui telah berada di lokasi selama beberapa hari.
Menurut informasi yang dihimpun, mobil yang digunakan korban diduga sudah terparkir sejak Sabtu. Seorang pengemudi Grab yang berada di sekitar lokasi pertama kali mencium bau menyengat dari kendaraan tersebut sebelum akhirnya temuan itu dilaporkan kepada petugas.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Pusdik Gasum Porong untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.(*)






