KabarBaik.co, Nganjuk – Aksi pembunuhan keji yang menggemparkan warga Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Korban bernama Gatot, yang saat itu tengah dalam kondisi sakit, secara sadis dihabisi oleh anak angkat perempuannya sendiri bersama sang kekasih.
Peran kedua pelaku tergolong sangat kejam. Pelaku wanita bertindak sebagai eksekutor utama yang tega menggorok leher ayah angkatnya, sementara sang pacar bertugas memegangi dan melumpuhkan korban agar tidak berdaya.
“Ya benar, yang melakukan itu (gorok) pelaku cewek, kalau laki-laki menjatuhkan,” ungkap Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah, Kamis (16/7).
Berdasarkan pemeriksaan sementara pihak kepolisian, aksi nekat sepasang kekasih ini dipicu oleh masalah asmara yang tidak mendapat restu. Selain itu, muncul klaim sepihak dari pelaku yang menyebut korban kerap bertindak kasar kepadanya.
Namun, pengakuan tersebut berbanding terbalik dengan kesaksian warga sekitar yang menyebut selama ini korban dan istrinya, Mbak Tin, justru sangat memanjakan anak angkatnya itu.
Usai mengeksekusi korban secara sadis, pelaku sempat mengunci seluruh pintu rumah agar istri korban tidak bisa masuk setibanya dari tempat kerja. Jasad korban kemudian ditemukan warga terkubur secara tidak wajar di samping rumah, ditutupi tanah, gedebog pisang, hingga genting.
Pihak kepolisian langsung bergerak cepat mengejar para pelaku yang sempat melarikan diri pasca-kejadian.
Keduanya akhirnya berhasil diringkus oleh jajaran Satreskrim Polres Nganjuk di wilayah Sidoarjo hanya beberapa jam setelah jasad korban dievakuasi.
“Terduga pelaku baru diamankan dini hari, sehingga penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap kronologi, motif, serta mengumpulkan alat bukti,” jelas Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Fajar Kurniadi.
Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif guna menyusun konstruksi hukum yang jelas, termasuk mendalami unsur perencanaan dalam pembunuhan tersebut.
Kepolisian berjanji akan mengusut tuntas kasus ini secara transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.






