Hasil Grup C: Kompak Berbagi Poin, Eksperimen Inggris Diimbangi Denmark, Derbi Balkan Sengit

Editor: Dian Kurniawan
oleh -109 Dilihat
Gol dari Harry Kane (kanan) tak mampu dipertahankan Inggris hingga laga usai saat meladeni Denmark di Frankfurt Arena, tadi malam WIB. (Foto: istimewa/UEFA)

KabarBaik.co – Tidak ada pemenang pada matchday 2 Grup C Piala Eropa 2024. Duel antara Slovenia dan Serbia berjalan dalam tensi panas dan alot sesuai prediksi harus berakhir tanpa pemenang. Sedangkan Inggris harus puas berbagi satu poin saat meladeni Denmark.

Inggris lagi-lagi tidak bermain maksimal pada laga yang digelar di Frankfurt Arena, Kamis (20/6) malam WIB. Sejatinya tim berjulukan The Three Lions itu memimpin lebih dulu lewat Harry Kane yang menerima umpan dari Kyle Walker saat laga berjalan 18 menit.

Namun, Denmark berhasil membalas dan membuat kedudukan menjadi imbang 1-1 pada menit ke-34. Umpan pendek dari Victor Bernth Kristansen bisa dihujamkan dari jarak jauh oleh Morten Hjulmand.

Baca juga:  Daftar Tim Lolos 16 Besar dan Jadwal, Final Kepagian Para Unggulan

Pelatih Inggris Gareth Southgate mengakui penampilan anak asuhnya kurang mengesankan dalam dua partai turnamen yang memperbutkan trofi Henri Delaunay tersebut. Menurutnya, Inggris memang pantas mendapatkan kritik. Dia menerima kritik dengan lapang dada.

“Jelas, kami kecewa dengan level dari dua penampilan yang kami jalani. Kami harus menganalisa hal itu secara mendalam dan menemukan beberapa solusi untuk mengatasi masalah yang kami miliki,” ujar Southgate seperti dikutip dari BBC Sport.

“Kami tahu levelnya bisa lebih tinggi. Mungkin hal terbesar adalah kami harus menerima keadaan yang kami hadapi dan ekspektasi yang ada di sekitar kami. Saat ini, kami sedikit kurang memenuhi hal tersebut,” tambahnya.

Baca juga:  Turki vs Georgia: Wajib Waspadai Debutan

Southgate berdalih masalah ini bisa jadi disebabkan lantaran ketidakseimbangan dalam susunan pemain yang tersedia. Tapi, dia tidak menampik jika eksperimennya menjadikan Trent Alexander-Arnold sebagai gelandang tak berjalan sesuai harapan.

“Kami tahu itu adalah eksperimen. Kami sadar tidak punya pengganti alami untuk Kalvin Philips. Kami mencoba hal yang berbeda dan saat ini tidak berjalan seperti apa yang diinginkan,” kelitnya.

Skuad Slovenia berjalan meninggalkan lapangan tanpa senyuman setelah bermain imbang 1-1 dengan Serbia dalam laga yang berlangsung seru di Allianz Arena, Munchen. (Foto: istimewa/UEFA)

Sementara itu, dalam laga lain, Slovenia dan Serbia harus puas bermain imbang 1-1 di Allianz Arena, Munchen. Pertandingan berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama tampil menyerang sejak awal untuk mencetak gol cepat. Namun, dua gol yang tercipta lahir di babak kedua.

Slovenia berhasil membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-69 lewat gol yang dicetak Zan Karnicnik berkat kolaborasi yang menarik dengan Timi Elsnik. Kemenangan yang di ambang mata harus sirna setelah umpan sepak pojok Ivan Ilic ditanduk dengan baik oleh Luka Jovic pada menit kelima masa injury time.

Baca juga:  Belgia vs Slovakia: Pembuktian dari Sisa-sisa Generasi Emas Setan Merah

Hasil ini membuat Inggris masih berada di puncak klasemen setelah mengoleksi empat poin dari dua laga. Sementara tambahan satu poin ini membawa Slovenia duduk di peringkat ketiga dengan raihan dua poin, sama dengan torehan Denmark yang berada di posisi kedua. Serbia masih tertahan di dasar klasemen dengan raihan 1 poin. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.