KabarBaik.co, Jakarta – Langkah Putri Kusuma Wardani di Indonesia Open 2026 terhenti di babak perempat final. Tunggal putri Indonesia itu harus mengakui keunggulan unggulan asal China, Chen Yufei, dalam dua gim langsung 13-21, 20-22 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5/6).
Kekalahan ini sekaligus mengakhiri perjuangan Indonesia di sektor tunggal putri. Putri yang menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang tersisa di nomor tersebut gagal melangkah ke semifinal setelah bertarung selama dua gim yang menyajikan cerita berbeda.
Pada gim pertama, Chen langsung menunjukkan kualitasnya sebagai pemain peringkat empat dunia. Juara Olimpiade Tokyo itu tampil lebih tenang dalam mengontrol reli dan berhasil menekan Putri sejak awal pertandingan. Putri sempat memberikan perlawanan, namun sejumlah kesalahan sendiri membuat Chen menjauh dan menutup gim pembuka dengan kemenangan 21-13.
Memasuki gim kedua, situasi berubah drastis.
Didukung ribuan penonton Istora, Putri tampil lebih agresif dan berani mengambil inisiatif serangan. Permainannya berjalan efektif dan membuat Chen kesulitan mengembangkan ritme. Putri bahkan sempat unggul jauh 18-10 dan berada di ambang memaksakan rubber game.
Namun, pengalaman dan mental juara Chen kembali berbicara.
Saat tertinggal delapan poin, pebulu tangkis China tersebut perlahan memangkas jarak melalui rangkaian reli panjang yang menjadi ciri khas permainannya. Sementara itu, Putri mulai kehilangan momentum dan gagal mengonversi keunggulan besar yang sudah berada di tangan.
Chen akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 20-20 dan memaksa pertandingan memasuki deuce. Dalam momen-momen krusial, pemain ranking empat dunia itu tampil lebih tenang untuk merebut dua poin terakhir sekaligus mengunci kemenangan 22-20.
Hasil ini mempertegas betapa sulitnya menembus pertahanan dan konsistensi permainan Chen Yufei. Bahkan ketika berada dalam tekanan besar dan tertinggal jauh, pemain asal China tersebut tetap mampu menjaga fokus hingga membalikkan keadaan.
Bagi Putri, kekalahan ini tentu menyisakan penyesalan. Pasalnya, peluang untuk memaksakan pertandingan ke gim ketiga sempat terbuka sangat lebar ketika memimpin 18-10. Namun secara keseluruhan, penampilannya kembali menunjukkan bahwa ia mampu bersaing dengan pemain elite dunia.
Sementara itu, kemenangan ini mengantarkan Chen Yufei ke babak semifinal Indonesia Open 2026. Adapun bagi Indonesia, kekalahan Putri memastikan tidak ada lagi wakil Merah Putih yang tersisa di sektor tunggal putri pada turnamen level Super 1000 tersebut. (*)






