Hasil SEA V Cup Womens 2026: Set 1 Thailand Tundukkan Timnas Putri Indonesia 25-21

oleh -230 Dilihat
MEDII AVC
Skuad Tim Voli Putri Indonesia (AVC)

KabarBaik.co, Vietnam — Langkah awal tim nasional bola voli putri Indonesia pada laga pembuka leg pertama SEA V Cup 2026 langsung membentur tembok tebal dominasi sang juara bertahan. Bertanding di Đong Anh Gymnasium, Hanoi, Jumat (31/7) sore WIB, skuad Merah Putih dipaksa mengakui ketangguhan Thailand dan menyerah telak 21-25 di set pertama.

Tampil tanpa sang ikon utama Megawati “Megatron” Hangestri Pertiwi yang absen pada ajang kali ini, pelatih Marcos Sugiyama mencoba meracik kekuatan anyar. Tumpuan serangan Merah Putih beralih ke bahu Arsela Nuari Purnama di posisi opposite serta pengalaman Mediol Stiovanny Yoku.

Sorotan juga tertuju pada keberanian pemain belia berusia 16 tahun, Azzahra Dwi “Gendhis” Febyane dan Venisa Dwi Oktaviani yang dipercaya mengisi lini depan.

Namun, Thailand yang datang membawa pengalaman berharga usai menggembleng diri di ajang elite dunia Volleyball Nations League (VNL) langsung menunjukkan kelasnya sejak awal servis dilancarkan. Dipimpin oleh kapten pengatur serangan Natthanicha Jaisaen, Negeri Gajah Putih memperagakan permainan kombinasi super cepat yang mematikan.

Sejak awal gim, pertahanan Thailand terbukti sangat sulit ditembus. Kombinasi block yang rapat dan kedisiplinan dig para pemain Thailand berulang kali mentah-mentahkan smash-smash keras yang dilepaskan para pemain Indonesia. Sebaliknya, variasi spike tajam serta tipuan cerdas (tip) pemain Thailand berjalan mulus tanpa mampu diantisipasi oleh lini blok Indonesia.

Kondisi tersebut membuat Indonesia tertinggal cukup jauh sejak menit-menit awal. Tekanan tinggi dari lawan memicu beberapa kali kesalahan sendiri (unforced errors) dari kubu Merah Putih. Memasuki Technical Time Out (TTO) kedua, Indonesia tertinggal lima angka dalam posisi 11-16.

Srikandi Indonesia sempat menunjukkan riak perlawanan ketika berhasil memperkecil selisih skor menjadi 13-16 melalui kombinasi serangan variatif. Namun, kematangan mental sang ratu voli Asia Tenggara kembali berbicara. Thailand merespons dengan cepat, merebut kembali kendali permainan hingga menjauh 18-13, sebelum akhirnya menutup set pertama dengan skor menyolok 25-21.

Kekalahan di set pembuka tersebut menegaskan pentingnya kedisiplinan penerimaan bola pertama (receive) serta pengurangan unforced error bagi skuad Indonesia jika ingin memberikan perlawanan yang lebih sengit pada set-set berikutnya. Yang tidak kalah penting, menikmati setiap set dengan kegembiraan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.