Hasil Semifinal Piala Presiden 2026: Babak Pertama Persebaya Ungguli Arema 1-0

oleh -1082 Dilihat
PERSEBAYA PIALA PRESIDEN
Persebaya

KabarBaik.co, Bali – Ketegangan yang menyelimuti laga semifinal Piala Presiden 2026 antara Persebaya Surabaya dan Arema FC akhirnya pecah tepat di detik-detik akhir jelang turun minum. Setelah melalui pertarungan taktis yang alot dan sarat drama, Green Force berhasil mengunci keunggulan 1-0 atas rival abadinya tersebut berkat gol telat Yuran Fernandes pada menit ke-45+7 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8) malam.

Gol krusial penutup babak pertama itu lahir dari sebuah skema bola mati yang dieksekusi dengan sempurna. Berawal dari sepak pojok, umpan lambung terukur langsung disambut oleh postur menjulang Yuran Fernandes. Tanpa ampun, sundulan kerasnya sukses mengoyak jala gawang Arema, mengubah papan skor sekaligus meruntuhkan tembok pertahanan Singo Edan yang tampil cukup disiplin sepanjang 45 menit awal.

Sebelum gol pemecah kebuntuan itu tercipta, Derbi Superklasik ini benar-benar menyuguhkan tensi tinggi yang diwarnai kehati-hatian dari kedua kubu. Arema FC sejatinya nyaris mencetak keunggulan lebih dulu melalui Blade, namun kegembiaraan skuad asuhan Marcos Santos terhenti seketika setelah wasit menganulir gol tersebut karena posisi penyerang mereka telah terperangkap offside.

Drama tidak berhenti di situ. Lapangan hijau kembali memanas saat Arema nyaris bermain dengan sepuluh orang. Sebuah insiden yang melibatkan kaki Balde yang diangkat terlalu tinggi memaksa wasit mencabut kartu merah. Beruntung bagi Arema, intervensi Video Assistant Referee (VAR) menyelamatkan nasib Balde, di mana wasit akhirnya menganulir keputusan awal dan menurunkannya menjadi hukuman kartu kuning.

Melihat permainan yang sempat terkunci rapat, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, bahkan tak ragu melakukan perubahan cepat. Fransisco Rivera yang semula duduk di bangku cadangan langsung dimasukkan di pertengahan babak pertama menggantikan Ramalho untuk menambah kreativitas serangan tim kebanggaan Bonek tersebut.

Jika melihat potret permainan sebelum terciptanya gol, pertarungan memang berjalan sangat seimbang. Berdasarkan data statistik, Persebaya memegang kendali tipis atas penguasaan bola sebesar 52 persen berbanding 48 persen milik Arema. Sebelum gol Yuran tercipta, Persebaya baru mencatatkan satu tembakan tepat sasaran (shot on target), sementara Arema belum sekalipun melepaskan ancaman langsung ke gawang Ernando Ari.

Kedua tim juga menunjukkan permainan yang terstruktur dengan sirkulasi bola yang rapi. Persebaya menorehkan 84 persen akurasi umpan dari 175 percobaan, sedangkan Arema tampil sedikit lebih klinis dalam mendistribusikan bola dengan akurasi 85 persen dari 161 operan. Sengitnya intensitas derbi ini juga memaksa wasit mengeluarkan masing-masing dua kartu kuning untuk Arema dan tiga kartu kuning untuk Persebaya.

Kini, dengan keunggulan 1-0 di tangan Persebaya berkat sengatan menit akhir Yuran Fernandes, babak kedua dipastikan akan memanas. Arema FC dituntut keluar menyerang untuk mengejar ketertinggalan dan menjaga asa ke final, sementara skuad asuhan Bernardo Tavares memiliki momentum besar untuk mengendalikan sisa pertandingan terbesar di Indonesia ini, melaju ke final yang sudah ditunggu Persib Bandung. (*)

Susunan Pemain Starting XI:

Persebaya: Ernando Ari Sutaryadi, Arief Catur Pamungkas, Yuran Fernandes, Toni Firmansyah, Rachmat Irianto, Jefferson Junio Antonio da Silva, Yanis Mabella, Malik Risaldi, Risto Mitrevski, Miguel Pereira, João Ramalho.

Arema FC: Satryo Adhi Wibowo, Achmad Maulana Syarif, Diego Landis, Walisson Maia, Arkhan Fikri Farisi, Matheus Blade, Betinho, Gabriel Silva, Careca, Alfeandra Dewangga, Joel Vinicius

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.