KabarBaik.co – Keberhasilan Polresta Banyuwangi dalam membongkar sindikat curanmor membawa kebahagian bagi warga Banyuwangi. Tiga dari delapan motor warga yang sempat hilang akhirnya dikembalikan, Selasa (12/8).
Salah satunya adalah milik Irfan Kusdiantoro, warga Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. Dalam kesempatan tersebut, Irfan bisa kembali melihat secara langsung sepeda motor Yamaha MT-25 miliknya yang hilang pada pertengahan Juli lalu.
Irfan sempat kaget dengan kondisi motornya yang telah berubah warna. Sebelum hilang motornya berwarna silver. Saat ditemukan, pencuri atau penadah telah mengecatnya menjadi hitam.
Ia jug telah memeriksa detil kondisi motornya itu. Dipastikan motor itu miliknya. Saat ia mencoba memasang kunci kontak, kendaraan bisa dihidupkan dengan normal.
“Saya terima kasih kepada Polresta yang sudah menemukan sepeda motor saya. Terima kasih kepada Pak Kapolres, sudah menemukan secara cepat sehingga saya bisa menggunakannya lagi,” kata Irfan.
Irfan bercerita motornya hilang pada 17 Juli lalu. Ketika itu motornya diparkir di dalam rumah dalam keadaan kunci masih menancap. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong. Maling diketahui masuk ke dalam rumah melalui jendela.
“Saat hilang, saya stress juga. Tapi Alhamdulillah hari ini bisa kembali,” imbuh dia.
Setelah mendapati kendaraannya hilang, Irfan langsung membuat laporan ke Polsek Cluring. Ia gembira saat mendapat kabar bahwa pencuri motornya telah ditangkap dan kendaraannya berhasil ditemukan.
“Setelah ini saya bisa beraktivitas kembali dengan sepeda motor ini. Biasanya sepeda motor saya pakai untuk ke sawah,” lanjutnya.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Saptama Putra mengatakan, kendaraan barang bukti curian itu dikembalikan kepada pemiliki secara gratis. Ia menjamin, pemilik bisa membawa pulang kendaraannya tanpa mengeluarkan uang sepeserpun.
“Gratis, tidak dipungut biaya. Tapi nanti kalau dibutuhkan untuk tahap dua, pemilik harus koordinasi dengan penyidik karena kendaraannya dibutuhkan untuk dihadirkan di persidangan,” ungkap dia.
Rama juga mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati saat memarkir kendaraannya. Warga diminta agar tidak meninggalkan kunci sepeda motor menempel di kendaraan atau menaruhnya di bagasi kecil di body kendaraannya.
Soalnya, komplotan pencuri yang ditangkap baru-baru ini memanfaatkan kelengahan para pemilik. Delapan sepeda motor diembat tanpa menggunakan alat tambahan seperti kunci L.
“Para tersangka mencuri kendaraan yang kunci atau kontak sepeda motornya menempel di kendaraan atau sepeda motor yang mereka ketahui tempat kuncinya disimpan,” kata Rama.







