Hilang Kontak, Kapal Kiat Maju Jaya-7 Dikabarkan Lenyap di Perairan Samudera Hindia

Reporter: Estanto Prima Yuniarto
Editor: Andika DP
oleh -83 Dilihat
Pencarian melibatkan TNI, khususnya TNI AL. (Foto: */Istimewa)

KabarBaik.co – Kapal nelayan Kiat Maju Jaya-7 sejak Rabu (13/3) dilaporkan hilang kontak di perairan Samudera Hindia.

Kapal dengan 10 anak buah kapal (ABK) ini berangkat beriringan bersama 3 kapal lain, yaitu kapal Makmur Jaya-20 dengan nakhoda Sumaryo, kapal Makin Jaya-2 dengan nakhoda Raino, dan kapal Maju Jaya-28 dengan nakhoda Tarmuji.

Dina, pemilik kapal mengatakan bahwa dirinya mendapat informasi satu dari empat kapal Kiat Maju Jaya tiba-tiba tidak bisa dihubungi.

Baca juga:  Kemenlu RI Pastikan 6 Jenasah Korban Tenggelam Kapal di Jepang Dipulangkan

Keempat kapal tersebut awalnya berangkat beriringan ke perairan Samudera Hindia.

Tetapi karena cuaca buruk, keempat kapal tersebut kembali ke Dermaga Cimiring, Cilacap.

Namun di tengah perjalanan, iring-iringan kapal tersebut dihadang badai laut. Sehingga tiga dari empat kapal itu bersandar di Dermaga Pacitan sambil menunggu badai reda.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Adah Sudarsa kemarin telah memberangkatkan satu tim rescue untuk melakukan pencarian terhadap Kapal Kiat Maju Jaya-7, Sabtu (16/3).

Baca juga:  Dihantam Gelombang, KM Sinar Jaya Tenggelam di Perairan Utara Gresik, Satu Nelayan Hilang

Tim SAR gabungan, kata Adah, dibagi tiga regu. Regu 1 melakukan penyisiran permukaan laut menggunakan RIB-06 bersama TNI AL Cilacap sejauh 30 nauthical miles dari Cimiring ke arah lokasi kejadian dengan heading 179 derajat.

Regu 2 melakukan penyisiran darat naik motor trail sejauh 10 kilometer dari Pantai Jetis ke Pantai Widarapayung. Kemudian melakukan penyisiran darat dengan berjalan kaki, serta mengoperasikan satu drone UAV.

Kemuy Regu 3 melakukan penyisiran darat menggunakan motor trail dari USS Congot sejauh 10 kilometer dari Muara Bogowonto hingga Pantai Jatimalang.

Baca juga:  Kapal yang Dinahkodai WNI Tenggelam di Perairan Shimonoseki Jepang.

Ia mengungkapkan, Kapal Kiat Maju Jaya-7 yang dinakhodai Waidin sampai sekarang tidak bisa dihubungi, dan tidak diketahui keberadaannya.

“Korban yang masih dalam pencarian bernama Waidin, Ahmad Mutajar, Angga Trio, Gunawan, Heri Setiaji, Ichya Umidin, M Ripto, Syarifuddin, Waroji, dan Zaenal,” pungkas Adah. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.