Idul Fitri 2026 Berdekatan dengan Nyepi, Kemenag Jombang Imbau Warga Jaga Toleransi

oleh -286 Dilihat
Kepala Kemenag Jombang Muhajir
Kepala Kemenag Jombang Muhajir (istimewa)

KabarBaik.co, Jombang — Pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah pada 2026 diperkirakan berdekatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi umat Hindu. Mengantisipasi potensi tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) telah menerbitkan panduan resmi melalui Surat Edaran Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2026.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang Muhajir mengatakan bahwa panduan pelaksanaan ibadah selama Ramadan hingga perayaan Idul Fitri sudah diatur dalam surat edaran tersebut.

Ia menjelaskan, aturan itu tidak hanya mengatur kegiatan ibadah, tetapi juga memuat imbauan agar masyarakat tetap menjaga ketertiban serta menghormati umat agama lain yang sedang menjalankan ibadah.

“Potensi kedekatan waktu antara Idul Fitri dan Nyepi sudah diantisipasi oleh Kementerian Agama melalui Surat Edaran Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2026. Semua panduan sudah tercantum di dalamnya, khususnya pada poin nomor 9,” kata Muhajir, Sabtu (14/3).

Dalam poin tersebut, masyarakat diminta untuk menjaga sikap toleransi dan menghormati pelaksanaan ibadah agama lain agar suasana tetap kondusif.

Muhajir menilai momentum ini justru bisa menjadi contoh nyata kerukunan antarumat beragama di Indonesia yang memiliki keberagaman agama dan budaya.

“Kami berharap masyarakat dapat saling memahami dan menjaga suasana yang kondusif. Prinsip saling menghormati dalam menjalankan ibadah menjadi kunci agar perayaan keagamaan dapat berjalan aman dan damai,” ujarnya.

Melalui panduan ini, pemerintah berharap pelaksanaan ibadah Ramadan, Idul Fitri, dan perayaan Nyepi dapat berlangsung tertib serta tetap menjaga harmoni kehidupan beragama di tengah masyarakat. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.