Industri Migas Masih Mendominasi Realisasi Invetasi di Bojonegoro

oleh -67 Dilihat
Migas
Kawasan industri Migas di kecamatan gayam, Bojonegoro.(umam)

KabarBaik.co – Realisasi investasi di Kabupaten Bojonegoro selama beberapa tahun terakhir cukup fantastis. Pada 2022 misalnya, realisasi investasi di Kabupaten Bojonegoro mencapai Rp9,7 triliun. Sementara pada 2023, realisasi investasi di Kabupaten Bojonegoro sampai di angka Rp11,1 triliun.

“Dari 2022 ke 2023, realisasi investasi di Kabupaten Bojonegoro mengalami kenaikan sekitar 18 persen,” ujar Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bojonegoro, Faisol Ahmadi, Jumat (29/3).

Dia mengatakan, dalam kurun waktu 2022-2023 itu, investor paling banyak menanamkan modal di Kabupaten Bojonegoro merupakan investor domestik atau dalam negeri.

Pada 2022, realisasi investasi paling banyak ada di sektor konstruksi. Nilainya mencapai Rp1,5 triliun.

“Pada 2023, nilai realisasi investasi paling banyak ada di sektor pertambangan. Nilainya mencapai Rp2,5 triliun,’’ jelas Faisol Ahmadi.

Dua sektor mendominasi realisasi investasi di Kabupaten Bojonegoro pada 2022-2023, kata Faisol, investor besarnya Pertamina EP Cepu (PEPC). Di mana pada 2022, PEPC gencar-gencarnya menyelesaikan proyek konstruksi Lapangan Unitisasi Gas Jambaran Tiung Biru (JTB).

“Pada September 2022, sampai saat ini PEPC memulai gas in (operasi) Lapangan Unitisasi Gas JTB. Sehingga, aktivitas Lapangan Unitisasi Gas JTB memang mendongkrak nilai realisasi investasi di Kabupaten Bojonegoro,’’ pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shobilul Umam
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.