Inflasi Tahunan Gresik Juli 2026 Capai 2,21 Persen, Transportasi dan Perawatan Pribadi Jadi Penyumbang Utama

oleh -232 Dilihat
Kepala BPS Gresik Indriya Purwaningsih
Kepala BPS Gresik Indriya Purwaningsih (Tangkapan layar)

KabarBaik.co, Gresik – Badan Pusat Statistik (BPS) Gresik mencatat inflasi tahunan atau year on year (y-on-y) pada Juli 2026 sebesar 2,21 persen. Kenaikan harga tersebut tercermin dari Indeks Harga Konsumen (IHK) yang naik menjadi 109,43, dibandingkan 107,06 pada periode yang sama tahun lalu.

Kepala BPS Gresik Indriya Purwaningsih mengatakan inflasi tahunan dipicu oleh kenaikan harga pada hampir seluruh kelompok pengeluaran. Meski demikian, secara bulanan Gresik justru mengalami deflasi sebesar 0,23 persen, sedangkan inflasi tahun kalender (year to date/y-to-d) tercatat 1,02 persen.

“Pada Juli 2026, inflasi tahunan Kabupaten Gresik mencapai 2,21 persen dengan IHK sebesar 109,43. Sementara itu, secara bulanan terjadi deflasi 0,23 persen dan inflasi tahun kalender sebesar 1,02 persen,” ujar Indriya dalam Berita Resmi Statistik (BRS) yang dirilis BPS Gresik, Senin (3/8).

Secara tahunan, hampir seluruh kelompok pengeluaran mengalami kenaikan harga. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menjadi penyumbang inflasi tertinggi dengan kenaikan 6,31 persen. Disusul kelompok transportasi sebesar 4,58 persen, pendidikan 2,91 persen, perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 2,51 persen, pakaian dan alas kaki 2,34 persen, serta makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,62 persen.

Kenaikan juga terjadi pada kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran sebesar 1,57 persen, rekreasi, olahraga dan budaya 1,35 persen, informasi, komunikasi dan jasa keuangan 1,21 persen, kesehatan 1,11 persen, serta perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,93 persen.

BPS mencatat sejumlah komoditas menjadi penyumbang utama inflasi tahunan. Di antaranya bensin, emas perhiasan, air kemasan, daging sapi, minyak goreng, beras, daging ayam ras, biaya pendidikan perguruan tinggi, jasa servis kendaraan, pelumas mesin, Sigaret Kretek Mesin (SKM), bimbingan belajar, bahan bakar rumah tangga, ikan bandeng, kontrak rumah, laptop, hingga taman pendidikan Al-Qur’an.

Di sisi lain, beberapa komoditas justru menahan laju inflasi. Bawang merah menjadi penyumbang deflasi terbesar, diikuti telur ayam ras, tomat, cumi-cumi, cabai rawit, telur puyuh, deterjen bubuk, dan pasir. Sementara itu, deflasi bulanan pada Juli 2026 terutama dipengaruhi turunnya harga bawang merah, cabai rawit, udang segar, cabai merah, telur ayam ras, ikan bandeng, emas perhiasan, melon, tomat, bayam, dan semangka.

Adapun komoditas yang masih mendorong inflasi secara bulanan antara lain bensin, biaya bimbingan belajar, taman kanak-kanak, beras, bawang putih, sawi hijau, bakso siap santap, biaya sekolah menengah atas, daging sapi, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, daging ayam ras, serta sepeda motor.

Berdasarkan kelompok pengeluaran, makanan, minuman dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan andil 0,53 persen terhadap inflasi tahunan. Selanjutnya transportasi menyumbang 0,44 persen, perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,36 persen, pendidikan 0,25 persen, penyediaan makanan dan minuman/restoran 0,18 persen, serta kelompok lainnya dengan kontribusi yang lebih kecil.

BPS juga mencatat tingkat inflasi tahunan Gresik pada Juli 2026 lebih tinggi dibandingkan Juli 2025 yang sebesar 1,93 persen dan Juli 2024 sebesar 2,03 persen. Namun demikian, inflasi tahun kalender hingga Juli 2026 sebesar 1,02 persen lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 1,25 persen maupun 2024 sebesar 1,17 persen.

Menurut BPS, perkembangan inflasi tersebut menunjukkan harga barang dan jasa di Kabupaten Gresik masih bergerak dalam tren yang relatif terkendali. Meski beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, penurunan harga pada komoditas pangan strategis mampu menahan laju inflasi bulanan sehingga pada Juli 2026 Gresik mencatat deflasi sebesar 0,23 persen. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Irma Hari Trisiawardani
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.