KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan melalui Dinas Sosial merespons penemuan bayi di Desa Punjul, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan. Salah satunya dengan memberikan perawatan intensif dan perlindungan atas bayi malang tersebut di RSUD Bangil.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan Suwito Adi memastikan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus tersebut, khususnya memberikan perlindungan bagi bayi berjenis kelamin laki-laki itu. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memantau perkembangan kondisi bayi.
“Kami berkomitmen untuk memberikan perlindungan terbaik bagi bayi malang ini,” kata Suwito, Kamis (23/1). Saat ini, bayi tersebut masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bangil. Pihak rumah sakit melakukan berbagai pemeriksaan untuk memastikan kondisi kesehatan bayi secara menyeluruh.
“Bayi sedang dalam pengawasan medis, dengan tindakan dipuasakan selama 3 hari untuk mengetahui ada atau tidaknya masalah medis pada organ dalam,” jelas Suwito. Setelah dinyatakan sehat, bayi tersebut rencananya akan dirujuk ke Pusat Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PPSAB) di Sidoarjo untuk mendapatkan perawatan dan pengasuhan yang layak. Bahkan hingga saatnya nanti diadopsi oleh keluarga yang tepat.
“Kami sudah berkoordinasi dengan PPSAB, mereka siap menerima bayi ini dengan catatan kondisinya sudah dipastikan sehat,” kata Suwito.
Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Pasuruan Denny Kurniawan mengatakan, kesehatan bayi harus benar-benar diperhatikan. Kalau memang ada gangguan kesehatan, secepat mungkin harus ditangani dengan tepat. ”Nasib bayi di masa depan karena tidak ada orang tua yang mengasuh Pemerintah perlu ambil langkah agar bayi itu bisa mendapatkan pengasuh benar,” tegas Denny. (*)






