Ironis! Patung Marsinah Teronggok di Lahan Kosong, Relokasi ke Makam Menggantung

oleh -481 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 07 at 3.49.55 PM
Patung Marsinah yang tergeletak dan teronggok di lahan kosong (Ist)

KabarBaik.co, Nganjuk – Nasib memilukan menimpa patung Marsinah. Patung Marsinah yang merupakan hasil patungan pekerja se-Jawa Timur kini hanya tergeletak dan teronggok begitu saja di lahan kosong dekat KDMP Nglundo, Sukomoro.

Padahal, sebelumnya telah disepakati bahwa patung bersejarah tersebut akan direlokasi dan dipasang di pintu masuk makam sang pahlawan buruh.

“Untuk rencana relokasi sudah disetujui pihak desa, akan dipasang di pintu masuk makam pahlawan Marsinah,” jelas Ketua DPC F-Hukatan KSBSI Nganjuk Budi Santoso, Selasa (7/4).

Kondisi ini sangat kontras dengan semangat gotong royong saat patung itu didirikan. Berdasarkan surat pernyataan tertanggal 28 April 2013, pembuatan patung ini mendapat izin langsung dari keluarga almarhumah Marsinah melalui Suraji, dengan tujuan untuk mengenang dan menghargai perjuangan Marsinah demi kesejahteraan buruh di Indonesia, jauh sebelum ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.

Patung berwarna emas yang kini terabaikan tersebut bukan sekadar benda seni, melainkan simbol perlawanan dan tuntutan keadilan yang dibangun atas dasar kesepakatan bersama.

Meski saat ini pemerintah sudah mengganti dengan pembangunan monumen yang baru bahkan rumah singgah, kata Budi, tidak seharusnya patung pertama yang memiliki nilai sejarah tinggi ini dibiarkan tergeletak begitu saja di tanah terbuka.

“Kami berharap kesepakatan yang sudah ada segera ditindaklanjuti, agar simbol perjuangan Marsinah bisa kembali berdiri tegak dan terhormat di tempat yang semestinya,” pungkas Budi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.