Izin Laga Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Belum Terbit, Ini Kata Kapolres Malang

oleh -376 Dilihat
IMG 20260406 WA0008
Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdianto, saat konsolidasi dan kesepahaman bersama Arema di Pendopo Kabupaten Malang. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co, Malang – Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdianto, menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerbitkan izin untuk pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan BRI Super League 2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 28 April mendatang.

Menurut Taat, keputusan tersebut masih menunggu hasil analisis menyeluruh terkait tingkat kerawanan pertandingan yang dinilai cukup tinggi. Selama menjabat kurang lebih 2,5 bulan di Polres Malang, Taat menyebut telah ada empat pertandingan sepak bola yang digelar di Stadion Kanjuruhan.

Dalam waktu dekat akan digelar pertandingan kelima antara Arema melawan Persis Solo pada 18 April 2026. “Ini menjadi tantangan bagi kita semua. Pertandingan melawan Persis memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi. Kami berharap seluruh pihak dapat menjaga kondusifitas, karena ini menjadi indikator penting untuk pertandingan-pertandingan berikutnya,” kata Taat.

Taat menjelaskan, terdapat sejumlah faktor yang menjadi perhatian pihak kepolisian dalam mengkaji izin pertandingan. Ada enam potensi kerawanan yang diidentifikasi, mulai dari dinamika dalam pertandingan, hubungan suporter dengan pemain, potensi konflik akibat keputusan wasit, gesekan antar suporter, interaksi suporter dengan masyarakat, hingga potensi konflik antara suporter dengan aparat keamanan.

“Kalau semua unsur itu bercampur, maka bisa menimbulkan chaos. Karena itu kami mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Kapolres menegaskan bahwa keputusan terkait izin pertandingan akan diambil secara objektif berdasarkan fakta di lapangan, bukan berdasarkan keinginan pribadi. “Kami terus melakukan rapat kerja dan analisis. Apapun keputusan nantinya, dipastikan objektif sesuai kondisi di lapangan,” imbuhnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah menerima berbagai masukan dari elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama hingga tokoh masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung, sebagai bahan pertimbangan.

Pihaknya berharap seluruh pihak dapat menunjukkan kedewasaan dalam mendukung sepak bola, sehingga ke depan Stadion Kanjuruhan dapat kembali dipercaya menggelar pertandingan dengan tingkat kerawanan tinggi, termasuk laga berskala nasional. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.