Jadwal AVC Women’s Continental Championship 2026: Lawan Indonesia, Intip Kedalaman Skuad Kazakhstan

oleh -207 Dilihat
KRISTINA BELOVA2
Kristina Belova, pemain andalan timnas voli putri Kazakhstan. (IG)

KabarBaik.co, Jakarta — Timnas voli putri Indonesia langsung menghadapi ujian berat di laga pembuka AVC Women’s Volleyball Continental Championship 2026. Skuad Merah Putih akan berhadapan dengan Kazakhstan di Tianjin Olympic Center Gymnasium, China, Sabtu (22/8). Laga ini sangat krusial karena menjadi penentu awal perjalanan anak asuh Marcos Sugiyama di Pool B.

Laga Kazakhstan vs Indonesia dijadwalkan berlangsung pukul 14.00 WIB. Pertandingan ini menjadi sangat krusial bagi Indonesia karena Pool B juga dihuni Thailand dan Australia. Hanya dua tim teratas dari setiap pool yang berhak melaju ke fase berikutnya, sehingga setiap kemenangan sejak pertandingan pertama memiliki nilai yang sangat besar.

Indonesia datang dengan target menembus enam besar. Namun, jalan menuju target tersebut tidak mudah. Kazakhstan menjadi lawan pertama, disusul Australia pada pertandingan berikutnya, sebelum Indonesia menghadapi Thailand yang berstatus juara bertahan.

Tekanan semakin besar karena Kazakhstan bukan lawan yang asing bagi Indonesia. Kedua tim baru bertemu pada AVC Women’s Cup 2026 di Filipina, Juni lalu. Saat itu Kazakhstan menang telak 3-0 dengan skor identik 25-19. Artinya, laga di Tianjin bukan sebatas pertandingan pembuka. Bagi Indonesia, duel ini menjadi kesempatan untuk membalas kekalahan sekaligus mengamankan modal penting dalam persaingan menuju dua besar Pool B.

Kazakhstan sendiri datang dengan skuad yang patut diperhitungkan. Federasi Voli Kazakhstan telah mengumumkan 14 pemain yang dibawa ke AVC Women’s Volleyball Continental Championship 2026. Komposisinya memperlihatkan perpaduan pemain berpengalaman dan sejumlah pemain yang sudah mendapatkan jam terbang internasional sepanjang musim ini.

Di posisi setter, Kazakhstan mengandalkan Irina Kuznetsova dan Rayanna Dyussenbayeva. Sektor libero diisi Madina Beket dan Mariya Syrygina. Sementara itu, empat middle blocker disiapkan, yakni Polina Ufimtseva, Yuliya Fomenko, Valeriya Nastenko, dan Aigul Mulkibayeva.

Pada posisi opposite spiker terdapat Tatyana Nikitina dan Bota Uatayeva. Adapun sektor outside hitter dihuni empat nama, yaitu Zhanna Syroyeshkina, Kristina Belova, Perizat Nurbergenova, dan Margarita Belchenko. Pelatih kepala Kazakhstan adalah Askar Shalkibekov, dibantu Denis Issayev dan Ruslan Ayupov.

Kedalaman di sektor outside hitter menjadi salah satu kekuatan Kazakhstan yang perlu diwaspadai Mediol Yoku dan kawan-kawan. Kristina Belova dan Zhanna Syroyeshkina merupakan dua nama berpengalaman yang dapat menjadi tumpuan serangan. Belova bahkan tampil menonjol dalam kiprah Kazakhstan sepanjang 2026.

Pada AVC Women’s Nations Cup 2026, Belova menjadi salah seornag pemain penting ketika Kazakhstan mengalahkan tim kuat Iran 3-1. Kemenangan itu merupakan kemenangan ketiga beruntun Kazakhstan di fase grup dan membawanya ke puncak Pool B saat itu.

Sektor tengah juga layak menjadi perhatian. Yuliya Fomenko menjadi salah seorang pemain muda yang berkembang dalam skuad negeri berpenduduk sekitar 21 juta jiwa itu. Bersama Valeriya Nastenko, Aigul Mulkibayeva dan Polina Ufimtseva, Kazakhstan memiliki empat opsi middle blocker dalam daftar resmi mereka.

Komposisi tersebut membuat Kazakhstan relatif fleksibel dalam melakukan rotasi. Mereka memiliki dua setter, dua libero, dua opposite, empat middle blocker dan empat outside hitter. Dengan demikian, pelatih Askar Shalkibekov memiliki pilihan cukup luas untuk menyesuaikan komposisi dengan karakter lawan.

Di sisi lain, Indonesia memiliki tantangan untuk memperbaiki sejumlah persoalan yang masih kerap muncul.  Di antaranya, meningkatkan kualitas receive, servis, serta efektivitas dan variasi serangan.

Pertandingan kali ini juga berlangsung dalam konteks yang lebih besar. AVC Women’s Volleyball Continental Championship 2026 diikuti 12 tim dan berlangsung pada 21-30 Agustus di Tianjin. Selain memperebutkan gelar juara Asia, turnamen ini menjadi bagian penting dalam jalur kualifikasi menuju ajang internasional berikutnya.

Berdasarkan format kompetisi, hanya dua tim teratas dari masing-masing pool yang berhak melaju ke semifinal. Karena itu, kekalahan pada laga pertama akan membuat ruang kesalahan Indonesia semakin sempit saat menghadapi Australia dan Thailand.

Setelah berlaga melawan Kazakhstan pada 22 Agustus, skaud Garuda Putri akan menantang favorit utama Thailand dua hari kemudian atau Senin,  24 Agustus, sebelum menutup pertandingan Pool B melawan tim Australia pada 26 Agustus.

Bagi Indonesia, pesan dari pertandingan ini sederhana. Awal yang buruk di Tianjin bisa membuat target enam besar berubah menjadi perjuangan berat. Karena itu, Kazakhstan bukan sekadar lawan pertama, melainkan salah satu pertandingan yang paling menentukan nasib di fase grup. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.