Jalan Pace–Sukomoro Nganjuk Diperbaiki, Ada Penyempitan Jalan-Pengguna Diimbau Berhati-hati

oleh -101 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 13 at 3.59.41 PM
Aktivitas pengerjaan perbaikan Jalan Kecubung Pace–Sukomoro sedang berlangsung (Agus Karyono)

KabarBaik.co, Nganjuk – Deru mesin alat berat kini menjadi irama harian di sepanjang ruas Jalan Kecubung, mulai dari Kecamatan Pace hingga wilayah Sukomoro. Di bawah terik matahari, para pekerja sibuk membongkar aspal lama yang mulai uzur, menggantinya dengan fondasi baru yang diproyeksikan bakal menjadi tumpuan utama roda ekonomi masyarakat Nganjuk.

“Sudah beberapa hari terakhir, kita gunakan alat berat untuk mendukung proses pekerjaan awal,” ungkap Plt Kepala Dinas PUPR Nganjuk Onny Supriyono, Rabu (13/5).

Proyek ini bukan sekadar perbaikan rutin, melainkan upaya strategis Pemkab Nganjuk melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memperkuat urat nadi transportasi antar kecamatan.

Saat ini, pemandangan di lokasi didominasi oleh tumpukan batu kali dan tanah urukan. Alat berat bekerja ekstra keras melakukan pembongkaran badan jalan guna menyiapkan fondasi yang lebih kokoh.

Namun, pembangunan tentu membawa konsekuensi jangka pendek, penyempitan jalur yang menuntut kesabaran ekstra dari para pengguna jalan.

“Kami imbau seluruh pengguna jalan yang melintasi jalur Pace–Sukomoro agar lebih berhati-hati, kurangi kecepatan kendaraan ketika mendekati area proyek, terutama karena aktivitas pekerja berada cukup dekat dengan jalur lalu lintas,” tegas Onny mengingatkan para pengendara.

Tantangan di lapangan memang tidak mudah. Selain badan jalan yang menyempit, debu yang beterbangan dan kerikil yang berserakan menjadi risiko tersendiri, terutama bagi pengendara roda dua. Kewaspadaan harus ditingkatkan berkali lipat agar debu dan material sisa tidak menyebabkan kecelakaan.

“Meski petugas lapangan terus melakukan pengaturan lalu lintas, kami imbau para pengguna jalan untuk tidak saling mendahului di sekitar area pengerjaan demi menjaga keselamatan bersama,” tambahnya.

Pemkab Nganjuk berharap masyarakat dapat memaklumi ketidaknyamanan sementara ini. Dengan dukungan, pengertian, serta kepatuhan warga terhadap rambu-rambu peringatan, diharapkan proyek ini dapat rampung tepat waktu.

Pada akhirnya, debu dan kemacetan hari ini adalah investasi untuk jalur transportasi yang lebih aman, nyaman, dan lancar di masa depan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.