KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus mempercepat penanganan jalan rusak yang berada di titik-titik rawan banjir. Kondisi cuaca yang tidak menentu serta tingginya intensitas hujan membuat sejumlah ruas jalan cepat kembali mengalami kerusakan, terutama berupa lubang dan permukaan mengelupas.
Bupati Sidoarjo Subandi, menegaskan bahwa penanganan perbaikan tetap dilakukan secara berkelanjutan meski harus menyesuaikan kondisi lapangan.
“Untuk jalan berlubang, kita sudah perintahkan teman-teman PU dan Pak Kabid untuk terus turun ke lapangan. Ini terus kita lakukan,” ujarnya pada KabarBaik.co usai memimpin rapat koordinasi di Opsroom Pemkab Sidoarjo, Senin (01/12).
Ia menjelaskan, pengerjaan jalan tidak bisa dilakukan saat hujan atau kondisi gelap karena berdampak pada kualitas perbaikan.
“Kita kerjakan jalan berlubang ini harus nunggu terang dulu. Kalau kondisi hujan, nggak mungkin bisa kita kerjakan. Paling satu atau dua hari mengelupas lagi kalau dipaksakan,” jelasnya.
Beberapa titik prioritas seperti wilayah Jasem, Kemiri dan Rangkah Kidul telah mendapatkan penanganan peningkatan jalan. Subandi mengatakan bahwa titik-titik yang mengalami kerusakan berat juga sudah dikerjakan terlebih dahulu. Namun mengingat cuaca ekstrem, potensi kerusakan susulan tetap ada.
“Kita melihat kondisional di lapangan. Kalau butuh peningkatan, seperti di Jasem kemarin, langsung kita kerjakan. Yang berat-berat sudah kita dahulukan,” tambahnya.
Bupati Subandi memastikan bahwa tim lapangan dikerahkan secara rutin untuk memantau dan melakukan perbaikan cepat demi menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
“Teman-teman tetap saya perintahkan ke lapangan terus. Kita jalan terus, karena kalau menunggu benar-benar kering atau terang saja, pekerjaan akan tertunda. Yang penting kita pastikan lubang-lubang ini tidak membahayakan masyarakat,” tegasnya.
Pemkab Sidoarjo berkomitmen melanjutkan perbaikan infrastruktur secara intensif, terutama di kawasan rawan banjir, agar akses masyarakat tetap aman dan lancar di tengah musim penghujan.(*)









