Jamin Keselamatan Jelang Lebaran, Dishub dan Polisi Razia Administrasi Angkot di Terminal Joyoboyo

oleh -59 Dilihat
Dishub Kota Surabaya bersama Satlantas Polrestabes Surabaya menggelar giat sosialisasi dan pemeriksaan kelengkapan administrasi angkutan umum di Terminal Joyoboyo (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya – Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya bersama Satlantas Polrestabes Surabaya menggelar giat sosialisasi dan pemeriksaan kelengkapan administrasi angkutan umum di Terminal Joyoboyo. Langkah ini diambil sebagai upaya memperketat standar keselamatan penumpang, sekaligus persiapan matang menjelang masa angkutan Lebaran.

Plt Kadishub Surabaya Trio Wahyu Bowo mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian sosialisasi berkelanjutan yang telah dimulai sejak Senin (23/2). Rencananya, pemeriksaan serupa akan dilakukan secara berkala di seluruh terminal di Kota Pahlawan selama tiga minggu ke depan.

Dalam giat tersebut, petugas gabungan fokus memeriksa empat dokumen vital, yakni izin trayek/kartu pengawasan, buku KIR (Surat Tanda Uji Kendaraan), STNK, serta SIM pengemudi. Trio menyoroti kondisi fisik kendaraan yang mulai memprihatinkan sebagai salah satu pemicu utama pemeriksaan ini.

“Kami melihat banyak body kendaraan angkutan yang sudah rapuh, kotor, dan dempul di mana-mana. Ini membahayakan. Laik jalan itu wajib diperiksa setiap 6 bulan sekali oleh penguji resmi,” ujar Trio di sela-sela peninjauan.

Perpanjangan KIR dan Trayek Gratis

Trio menegaskan bahwa kendala biaya tidak boleh lagi menjadi alasan bagi pemilik angkutan untuk mengabaikan kewajiban administratif. Ia memastikan bahwa seluruh proses perpanjangan dokumen di Dishub Surabaya kini bebas biaya.

“Perpanjangan KIR dan Trayek itu semuanya kewenangan di Dishub dan tidak dipungut biaya atau retribusi sama sekali alias gratis. Kami imbau semua pemilik angkutan untuk segera mengurusnya jika masa berlakunya telah habis,” tegasnya.

Untuk saat ini, pihak Dishub masih mengedepankan tindakan persuasif melalui pemberian surat peringatan dan edukasi bagi pelanggar. Namun, Trio memberikan peringatan keras bahwa masa toleransi ada batasnya. Jika ke depan masih ditemukan pelanggaran, sanksi tegas mulai dari tilang hingga penahanan kendaraan (pengandangan) akan diberlakukan bekerja sama dengan Satlantas Polrestabes Surabaya.

Fokus Keselamatan dan Kelayakan Armada

Mengingat saat ini telah memasuki bulan Ramadan, pemeriksaan teknis juga diperketat. Petugas memastikan lampu utama, sein, lampu rem, hingga wiper berfungsi normal. Selain itu, kondisi ban menjadi perhatian khusus dengan batas minimal ketebalan satu milimeter dan larangan penggunaan ban vulkanisir. Kapasitas tempat duduk pun tidak luput dari pengecekan, yakni maksimal 12 orang termasuk pengemudi.

Berdasarkan data selama dua hari pelaksanaan di Terminal Joyoboyo, petugas telah menjaring puluhan kendaraan yang melanggar; sebanyak 17 kendaraan pada hari Senin dan 6 kendaraan pada hari Selasa.

Setelah Joyoboyo, giat serupa dijadwalkan akan menyisir terminal lain seperti Terminal Bratang, Purabaya, hingga Benowo. Dishub Surabaya juga telah berkoordinasi dengan Organda, Serikat Pekerja Transpor Indonesia (SPTI), dan Komunitas Angkutan Kota Surabaya (KAKS) guna memastikan kepatuhan massal.

“Target kami, seluruh angkutan yang beroperasi di Surabaya administrasinya harus lengkap dan hidup. Hal ini mutlak dipatuhi demi keselamatan bersama, baik pengemudi maupun penumpang,” pungkas Trio. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.