KabarBaik.co, Jombang– Upaya memperkuat sektor pariwisata nasional terus digencarkan. Salah satunya melalui kegiatan Diseminasi Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara yang menitikberatkan pada optimalisasi pemanfaatan teknologi digital.
Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengetahuan dan strategi dalam menghadapi persaingan industri pariwisata global yang kian kompetitif.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Anggota Komisi VII DPR RI Banyu Biru Djarot, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Jombang Nur Evva Maylia, serta perwakilan Kementerian Pariwisata RI Muhammad Iqbal Arif.
Selain itu, hadir pula praktisi sekaligus Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Uri Hakim, yang menjadi narasumber. Ia memaparkan strategi digital marketing yang dinilai efektif dan aplikatif untuk pengembangan sektor pariwisata.
Kepala Disporapar Jombang, Nur Evva Maylia, mengatakan Indonesia memiliki potensi wisata yang sangat besar, mulai dari wisata alam, budaya, hingga buatan. Namun, potensi tersebut perlu dikelola dan dipromosikan secara maksimal agar dikenal luas.
“Kesempatan ini sangat baik, apalagi ada narasumber yang menyampaikan bagaimana strategi pemasaran pariwisata melalui pemanfaatan digital marketing,” ujarnya. Rabu (29/4).
Ia berharap para peserta dapat menyerap ilmu yang diberikan dan menerapkannya di daerah masing-masing.
“Setelah mendapat pengetahuan, silakan diterapkan untuk meningkatkan pariwisata, khususnya di Jombang,” tegasnya.
Dukungan juga datang dari Wakil Ketua Komda YJPRSA LRI Jombang, Gus Ganden. Ia menyambut baik kegiatan tersebut sebagai momentum untuk mendorong geliat pariwisata daerah.
“Kami sangat antusias mendukung program ini. Harapannya bisa meningkatkan pariwisata di masing-masing daerah,” katanya.
Kegiatan yang diinisiasi melalui program Wonderful Indonesia ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mempromosikan kekayaan pariwisata Tanah Air ke kancah global.
Melalui pemanfaatan platform digital, diharapkan daya saing pariwisata nasional semakin meningkat sekaligus berdampak pada kesejahteraan masyarakat. (*)






