JPE Menang Drama Lima Set, Tiket Grand Final Proliga 2026 Masih Teka-Teki di Semarang

oleh -1498 Dilihat
JPE ENDURO 1

KabarBaik.co, Solo – Jakarta Pertamina Enduro (JPE) memang berhasil memenangi duel ”berdarah=darah” melawan Jakarta Electric PLN Mobile melalui drama lima set dengan skor 3-2 (25-22, 25-21, 21-25, 22-25, 15-8) di GOR Sritex, Minggu (12/4) malam.

Namun, alih-alih berpesta mengunci tiket Grand Final lebih awal, Megawati Hangestri dkk. justru dipaksa berangkat ke final four seri Semarang dengan perasaan waswas. Meski meraup 2 poin tambahan, kemenangan tipis ini secara matematis belum menyegel posisi mereka di partai puncak akibat regulasi ketat Proliga yang mengutamakan jumlah kemenangan sebelum perhitungan poin.

Laga ini awalnya tampak akan berakhir mudah bagi Pertamina Enduro setelah mereka mendominasi dua set pertama lewat serangan tajam Irina Voronkova dan pertahanan solid. Namun, memasuki set ketiga, petaka mulai menghinggapi kubu asuhan Bulent Karslıoglu.

Performa Pertamina mendadak merosot drastis yang langsung dimanfaatkan oleh legiun asing Electric PLN, Kara Bajema, untuk meledak dan mencuri dua set berikutnya. Keberhasilan PLN memaksakan laga hingga set kelima tidak hanya memberikan mereka napas tambahan, tetapi juga mencuri satu poin krusial dari kantong Pertamina.

Situasi di papan klasemen kini menjadi sangat bergejolak. Dengan koleksi 9 poin dari 3 kemenangan, Jakarta Pertamina Enduro kini berada di posisi yang identik dengan Gresik Phonska Plus.

Secara teori, keduanya memang selangkah lagi menuju final, namun secara matematis, peluang Jakarta Electric PLN dan Popsivo Polwan belum sepenuhnya mati. Jika terjadi skenario di mana Pertamina dan Gresik tumbang beruntun di Semarang tanpa meraih poin, sementara PLN atau Popsivo menyapu bersih dua laga sisa dengan kemenangan telak, maka penentuan finalis akan merosot ke perhitungan rasio set yang sangat rumit. Tapi, peluang besar berada di JPE dan Gresik Phonska Plus melaju ke grand final.

Inilah yang membuat kemenangan di Solo terasa hambar bagi Pertamina Enduro. Kegagalan mereka menutup laga lebih cepat membuat nasib tim kini bergantung pada konsistensi di GOR Jatidiri, Semarang mendatang.

Satu poin yang berhasil dicuri Electric PLN di set penentuan sore ini bisa saja menjadi bumerang yang mematikan jika Megawati dkk. kembali kehilangan fokus di poin-poin tua.

Seri penutup di GOR Jatidiri Semarang kini resmi berubah menjadi ajang eliminasi sesungguhnya, di mana integritas dan ketahanan mental akan menjadi pemisah antara tim yang melaju ke final atau tim yang harus mengubur mimpi secara tragis di tikungan terakhir. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.