Kabar Baik! Tol Probolinggo–Situbondo Gratis hingga 29 Maret 2026, Baca Aturan dan Jam Operasi

oleh -291 Dilihat
IMG 20260315 092921

KabarBaik.co, Probolinggo–Rencana besar menyambungkan seluruh daratan Jawa dengan akses bebas hambatan, terus mengalami progres. Mulai kemarin (14/3(, ruas Tol Probolinggo–Situbondo (Prosiwangi) resmi dioperasikan secara fungsional untuk menyambut arus mudik Lebaran.

Kabar paling dinantikan adalah kebijakan tarif nol rupiah alias gratis yang berlaku hingga 29 Maret 2026. Kebijakan itu berlaku bagi seluruh pengendara yang melintas. Pembukaan akes tol sepanjang hampir 50 kilometer ini bukan sekadar tambahan infrastruktur, melainkan solusi krusial untuk memecah kepadatan di jalur legendaris Pantura.

Ruas yang mencakup wilayah Gending, Kraksaan, hingga Besuki ini menjadi bagian vital dari Tol Trans Jawa yang akan terus dikerjakan hingga menyentuh Banyuwangi.

Dengan nanti semua tersambung, kelak perjalanan menuju Pelabuhan Ketapang untuk menyeberang ke Pulau Bali kini menjadi jauh lebih singkat dan efisien bagi para pelancong dari arah Surabaya maupun Jakarta.

​Direktur Utama PT Jasamarga Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (JPB), Adi Prasetyo, menjelaskan bahwa operasional fungsional ini mengikuti kesepakatan bersama antara Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, dan Korlantas Polri.

Tol ini akan melayani pemudik setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 16.00 WIB. Pembatasan jam operasional pada siang hari ini dilakukan untuk menjamin keamanan pengguna jalan, mengingat status jalur yang masih dalam tahap uji coba fungsional.

​Secara teknis, terdapat perbedaan ketentuan bagi pengguna jalan di setiap segmennya. Untuk ruas dari Gending hingga Paiton, jalan tol dapat dilalui oleh semua jenis kendaraan. Namun, khusus untuk segmen Paiton menuju Besuki, akses hanya diperuntukkan bagi kendaraan kecil atau kendaraan pribadi guna mengantisipasi penumpukan di titik keluar tol.

Pengendara juga diingatkan untuk tetap waspada saat memasuki Simpang Susun Besuki yang terhubung langsung dengan jalan nasional Situbondo Barat, karena petugas kepolisian akan melakukan rekayasa lalu lintas jika terjadi kepadatan yang signifikan.

​Saat ini, progres pembangunan fisik tol telah menyentuh angka 97 persen dan telah dilengkapi dengan rambu lalu lintas serta marka jalan yang memadai. Setelah masa mudik Lebaran 2026 berakhir, pemerintah berkomitmen untuk terus mengebut pengerjaan tahap selanjutnya menuju Banyuwangi.

Jika seluruh proyek ini rampung, konektivitas dari ujung barat Merak hingga ujung timur Banyuwangi akan terhubung sempurna. Hal ini diprediksi akan memangkas waktu tempuh Surabaya ke Banyuwangi secara drastis, sekaligus mempermudah akses wisatawan yang ingin berlibur ke Pulau Bali melalui jalur darat.

​Dengan perkiraan volume lalu lintas mencapai 160.000 kendaraan selama masa mudik ini, kehadiran Tol Prosiwangi diharapkan menjadi urat nadi baru yang tidak hanya melancarkan arus silaturahmi, tetapi juga membangkitkan denyut ekonomi di wilayah Jawa Timur bagian timur. (*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.