Kades Mrawan Jember Kembalikan Anggaran Rp 78 Juta Usai Diaudit Inspektorat

oleh -83 Dilihat
IMG 20250107 WA0029
Camat Mayang, Nurul Hafid Yasin (Ist).

KabarBaik.co – Kepala Desa (Kades) Mrawan, Salim telah mengembalikan angaran senilai Rp 78 juta kepada APBDes.

Pengembalian tersebut berdasarkan rekomendasi Inspektorat Jember seusai melakukan audit terhadap dua titik proyek rabat beton.

Di mana dua titik proyek rabat beton tersebut telah mengalami kerusakan signifikan berselang beberapa bulan pascapembangunan.

“Jadi pengembalian itu berdasarkan hasil audit yang dilakukan oleh inspektorat atas pekerjaan proyek yang ada di desa Mrawan,” ucap Camat Mayang, Nurul Hafid Yasin, Selasa (7/1).

Titik proyek pertama berada di RT.001/RW.004 dengan total anggaran Rp 73.188.800 untuk rabat beton sepanjang 254 meter dan lebar 1,2 meter.

Kemudian titik kedua berada di RT.001/RW.005 dengan total anggaran Rp 177.491.600 untuk rabat beton sepanjang 630 meter dan lebar 1,2 meter.

Camat Mayang memaparkan, hasil audit inspektorat menunjukkan bahwa terdapat selisih anggaran pada surat pertanggungjawaban (SPJ) proyek itu akibat adanya kegiatan yang tidak dilaksanakan.

“Sehingga wajib mengembalikan senilai total Rp 78 juta itu kepada APBDesnya, yang nantinya bisa dikelola lagi oleh desa berupa pekerjaan atau kegiatan yang lainnya,” kata Camat Mayang.

Dia memastikan untuk melakukan pendampingan pengerjaan proyek secara umum ke seluruh desa yang ada di Kecamatan Mayang agar dana dari pemerintah benar-benar memiliki nilai manfaat yang dapat dinikmati masyarakat untuk jangka panjang.

“Kita berharap tidak digarap asal-asalan proyek infrastruktur ini, karena bagaimanapun keuangan negara ini terbatas,” kata Nurul Hafid Yasin.

Hingga berita ini ditulis, Kades Mrawan belum bisa dikonfirmasi via WhatsApp terkait hal tersebut dan tindaklanjut perbaikan rabat beton.

Sebelumnya, anggota DPRD Jember, David Handoko Seto telah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pada dua titik proyek tersebut 10 September 2024 lalu.

Hasil Sidak menunjukkan bahwa kondisi rabat beton telah rusak di usianya yang baru menginjak tiga bulanan, dan pengerjaannya terkesan asal-asalan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.