KabarBaik.co – PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mencatat capaian positif selama masa Angkutan Lebaran 2025. Tiga kereta api bersubsidi (Public Service Obligation/PSO) menjadi favorit masyarakat untuk perjalanan mudik maupun balik di keberangkatan dari wilayah Daop 9.
Manager Hukum dan Humasda Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan dari kereta paling laris diantaranya, KA Probowangi, KA Sritanjung, dan KA Tawangalun.
“Jadi kami mencatat selama masa Angkutan Lebaran 2025, KA Probowangi melayani 23.579 penumpang dengan rata-rata harian 1.072 penumpang dan tingkat okupansi mencapai 169 persen. KA Sritanjung melayani 19.799 penumpang, rata-rata harian 900 penumpang dengan okupansi 201 persen dan KA Tawangalun mencatat 16.071 penumpang dengan rata-rata harian 731 penumpang dan okupansi 140 persen,” kata Cahyo, Rabu (16/4).
Ia juga menegaskan bahwa layanan kereta api subsidi menjadi bagian penting dari komitmen KAI dalam menyediakan transportasi publik yang aman, nyaman, dan ekonomis bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Sebagai bentuk pelayanan publik yang sejalan dengan Astacita, KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan terus menghadirkan kereta api PSO jarak jauh dengan tarif terjangkau di berbagai rute,” ungkapnya.
Cahyo menambahkan, kereta api ekonomi bersubsidi dinilai mampu membuka akses mobilitas yang lebih luas, terutama bagi pelajar, pekerja, hingga pelaku usaha UMKM.
“Tarif yang terjangkau memungkinkan masyarakat mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan lain, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah yang dilalui KA serta membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
“Melalui KA PSO, KAI tidak hanya menyediakan layanan transportasi yang terjangkau, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tutup Cahyo. (*)








