Kapal Muatan 500 Ton Pupuk Tenggelam di Perairan Bawean Gresik

oleh -1795 Dilihat
Tangkapan layar KLM Jannah Setia yang tenggelam di perairan utara Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Ist

KabarBaik.co – Kecelakaan laut terjadi di perairan utara Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Kapal besar bermuatan 500 ton pupuk dikabarkan tenggelam setelah diterjang ombak, Sabtu (2/3).

Informasi yang dihimpun, insiden nahas itu menimpa Kapal Layar Motor (KLM) Jannah Setia. Kapal mengangkut sekitar 500 ton pupuk dolomit tenggelam saat perjalanan menuju Sampit, Kalimantan Tengah.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan laut ini. Tujuh orang yang terdiri dari nahkoda dan anak buah kapal (ABK) berhasil dievakuasi dengan selamat.

Baca juga:  Maling Motor 3 TKP di Gresik Tertangkap saat Main Judi Slot

Danpol 1043 Satpolairud Polres Gresik Wilayah Bawean, Aipda Sodiq Susanto mengungkapkan, kejadian kecelakaan laut tersebut sekitar pukul 13.00 siang, Sabtu (2/3).

“Kapal tenggelam sekitar 50 mil dari bibir pantai Pulau Bawean,” kata Aipda Sodiq Susanto kepada wartawan, Senin (4/3).

Kapal nahas itu tenggelam setelah menempuh perjalanan kurang lebih 24 jam. Hal itu sebagaimana keterangan nahkoda KLM Jannah Setia Safrifudin (67) asal Desa Pejala, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Baca juga:  24 Jam Nonstop Polres Gresik Jaga Gudang Logistik Pemilu 2024

Dijelaskan, kapal berangkat dari pelabuhan Gresik, sekitar pukul 13.00 siang, Jum’at (1/3). Rencananya, kapal bermuatan ratusan ton pupuk dolomit akan menuju Kabupaten Sampit, Kalimantan Tengah.

“Setelah menempuh perjalanan selama 24 jam, kapal diterjang ombak besar. Nahkoda kapal Safrifudin mempunyai inisiatif untuk berputar arah mencari keselamatan dengan cara menepi ke Pulau Bawean,” beber Sodiq.

Namun, alam berkehendak lain. Sekitar 30 menit perjalanan dengan titik koordinat 05°27″ E, 113°01″00 S, kapal mengalami kebocoran di bagian lambung kiri, akibat hantaman ombak besar.

Baca juga:  Pulang Sholawatan, Remaja 16 Tahun Tewas Terlindas saat Numpang Truk di Gresik

Tak ayal, kapal pun perlahan tenggelam bersama seluruh muatannya. Nahkoda dan ABK berhamburan menyelamatkan diri dengan kapsul pelampung.

“Hingga akhirnya para ABK dan nahkoda kapal ditemukan oleh KLM Usaha Baru dan dibawa menepi ke Pulau Bawean,” jelasnya.

Selanjutnya mereka akan dilayarkan ke Gresik. Akibat kejadian nahas tersebut, kerugian ditaksir miliaran rupiah.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.